Sempat Rukuk Bersama Imam, Terhitung Makmum Masbuk atau Tidak?

0
509

BincangSyariah.Com – Makmum masbuk adalah makmum yang tertinggal gerakan salat Imam baik satu rakaat atau lebih dalam  salat jamaah. Saat salat, makmum yang tertinggal maka dia harus berdiri menyempurnakan jumlah rakaat setelah Imam salam.

إِذَا سَمِعْتُمُ الإِقَامَةَ، فَامْشُوا إِلَى الصَّلاَةِ وَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ وَالوَقَارِ، وَلاَ تُسْرِعُوا، فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا، وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا

Apabila kalian telah mendengar iqamah, maka berjalanlah menuju shalat dan hendaklah kalian berjalan dengan tenang dan santai dan jangan terburu-buru. Yang kalian dapati maka salatlah dan yang terlewatkan maka sempurnakanlah [HR. Al-Bukhari)

Namun pertanyaannya, seperti apa batasan tertinggal salat bagi makmum?

Mayoritas ulama berpendapat bahwa barangsiapa yang masih sempat mendapatkan rukuk bersama imam berarti ia mendapatkan satu rakaat. Dengan syarat sekiranya makmum mendapatkan thuma’ninah rukuk bersama imam. Sebab thuma’ninah dalam rukuk sebelum berdiri i’tidal termasuk salah satu rukun dalam salat yang mesti dilakukan.

Sebagaimana dikatakan hadis berikut

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ” إذا جئتم إلى الصلاة ونحن سجود فاسجدوا ولا تعدوها شيئا ، ومن أدرك الركعة فقد أدرك الصلاة “.

Dari sahabat Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah Saw bersabda, “jika kalian datang untuk salat dan kita sedang sujud maka sujudlah dan jangan menganggapnya satu rakaat. Dan barang siapa yang mendapati satu rakaat maka ia mendapati salat.” (HR. Abu Daud)

Ibnu Khuzaimah menilai bahwa derajat hadis di atas shahih. Sementara dalam riwayat Imam Ahmad dengan redaksi yang sama ada penambahan

 من أدرك الركوع فقد أدرك الركعة.

Dan barangsiapa mendapati rukuk maka dia mendapatkan satu rakaat.

Muhammad Syams al-Haq Abadi menjelaskan dalam Aunul Ma’bud, berdasarkan hadis ini mayoritas ahli fikih berpendapay makmum yang mendapati rukuk bersama Imam maka itu dihitung satu rakaat meskipun dia tidak membaca al-Fatihah.

Baca Juga :  Tiga Hal yang Dapat Merusak Amal Sedekah

Hal ini pernah dialami oleh sahabat Abu Bakar As-Siddiq, suatu hari ketika hendak berjamaah beliau mendapati Rasulullah telah rukuk. Karena takut tertinggal, beliau langsung melakukan rukuk sebelum beliau sampai ke shaf jamaah. Ketika jamaah berakhir, Nabi berkata kepadanya

زادك الله حرصاً ولا تعد

“Semoga Allah menambahkan semangatmu dan jangan kamu ulangi lagi”

Maksudnya jangan ulangi lagi perbuatanmu langsung rukuk sebelum masuk di dalam shaf salat sebab hal itu makruh. Dalam hadis ini rasul tidak memerintahkan Abu Bakar mengulang rakaat yang pertama dilakukan bersama rasul, hal ini adalah bukti bahwa selama mendapati rukuk bersama imam maka itu cukup dianggap mendapatkan satu rakaat.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here