Macam-Macam Air yang Boleh Digunakan untuk Berwudhu

6
12106

BincangSyariah.Com – Beberapa air yang boleh digunakan untuk bersuci ada 7 : air langit, air laut, air sungai, air telaga, air mata air, air salju, dan air embun. Abu Syuja’ menuliskan dalam kitabnya Matan al-Ghayah wa al-Taqrib, dalam kitab Tharah.

Secara bahasa kata Thaharah berarti bersih dari kotoran dan najis. Sedangkan menurut ahli Fiqh, Thaharah ialah suatu pekerjaan/kegiatan yang bisa membuat shalat kita sah.

Ahli Fiqh membagi tharah kepada 2 pembahagian : thaharah ‘ainiah dan thaharah hukmiah. Thaharah ‘ainiah adalah thaharah yang tidak melampaui batas tempat yang wajib untuk dibersihkan, seperti : membersihkan tangan yang kena kotoran. Sedangkan thaharah hukmiyah adalah thaharah yang melampaui batas tempat yang wajib mensucikannya, sepert : wudhu’.

Dalam prakteknya, thaharah bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa alat, seperti air, tanah dan lain-lain. Adapun air-air yang boleh digunakan hanya ada 7 macam air, yaitu air langit, air laut, air sungai, air telaga, air mata air, air salju, dan air embun.

Dengan ketujuh macam air tersebut, thaharah yang dilakukan sah menurut hukum fiqh. Dalam beberapa kitab fiqh klasik, ketujuh macam air tersebut dihimpun dengan ungkapan :
ما نزل من السماء ونبع من الأرض
maksudnya

air yang boleh digunakan untuk bersuci ialah air yang turun dari langit dan memancar dari bumi.
Wallahua ‘alam.

Baca Juga :  Hewan Kurban Mati Sebelum Disembelih, Apakah Harus Diganti?

6 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here