Lima Syarat Kesunnahan Membaca Doa Iftitah

1
1778

BincangSyariah.Com – Doa iftitah atau doa tawajjuh disunahkan untuk dibaca sesaat setelah kita melakukan takbiratul ihram. Disebutkan bahwa ada lima syarat yang harus dipenuhi mengenai kesunnahan membaca doa iftitah ini.

Pertama, bukan dalam shalat jenazah. Jika kita sedang melaksanakan shalat jenazah, maka tidak disunahkan membaca doa iftitah.

Kedua, tidak khawatir waktu shalat akan segera habis. Jika waktu shalat sudah sempit dan bila membaca doa iftitah khawatir waktu shalat segera habis sebelum shalat selesai, maka dalam keadaan seperti ini tidak disunahkan membaca doa iftitah.

Ketiga, saat menjadi makmum, ia tidak khawatir akan ketinggalan sebagian ayat surah Al-Fatihah. Jika makmum khawatir ketinggalan sebagian ayat al-Fatihah jika membaca doa iftitah, maka dalam keadaan ini ia tidak disunahkan membaca doa iftitah. Ia langsung membaca surah Al-Fatihah dengan sempurna.

Keempat, menjumpai dan mengikuti imam dalam keadaan berdiri. Jika makmum menjumpai dan mengikuti imam dalam keadaan selain posisi berdiri, seperti dalam keadaan rukuk, maka ia tidak disunahkan membaca doa iftitah.

Kelima, tidak terlanjur membaca ta’awwudz atau surah Al-Fatihah. Jika seseorang sudah terlanjur membaca ta’awwudz atau surah Al-Fatihah, maka ia tidak disunahkan membaca doa iftitah.

Penjelasan ini sebagaimana telah disebutkan dalam kitab I’anatut Thalibin berikut;

والحاصل أن دعاء الافتتاح إنما يسن بشروط خمسة مصرح بها كلها في كلامه أن يكون في غير صلاة الجنازة وأن لا يخاف فوت وقت الأداء وأن لا يخاف المأموم فوت بعض الفاتحة وأن لا يدرك الإمام في غير القيام فلو أدركه في الاعتدال لم يفتتح كما في شرح الرملي وأن لا يشرع المصلي مطلقا في التعوذ أو القراءة

Kesimpulannya, doa iftitah disunahkan dengan memenuhi lima syarat, yang telah dijelaskan semuanya dalam perkataan mushannif berikut; ‘Bukan dalam shalat janazah, tidak khawatir akan habisnya waktu shalat, makmum tidak khawatir hilangnya kesempatan membaca sebagian Al-Fatihah, makmum mengikuti imam dalam posisi selain berdiri, dan tidak terlanjur membaca doa ta’awwuz atau surah Al-Fatihah.

Wallahu A’lam

Baca Juga :  Apakah Harta Anak Kecil Wajib Dizakati?

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here