Lima Hal yang Disunahkan Ketika Mandi Besar

1
17221

BincangSyariah.Com – Di dalam Islam, ada enam kondisi yang mewajibkan umat Islam melakukan mandi besar yaitu, setelah bersetubuh, keluarnya mani, ketika meninggal dunia, setelah masa haid, nifas atau setelah melahirkan bagi wanita muslimah. Namun tulisan ini hanya akan memaparkan hal-hal yang disunahkan ketika mandi besar.

Imam Abu Syuja’ di dalam kitab Taqribnya menyebutkan minimal ada lima hal yang disunnahkan dilakukan ketika mandi besar. Beliau mengatakan,

وسننه خمسة أشياء التسمية والوضوء قبله وإمرار اليد على الجسد والموالاة وتقديم اليمنى على اليسرى.

Dan sunnah-sunnahnya (ketika melaksanakan) mandi besar ada lima perkara. Membaca basmalah, berwudu sebelum mandi, menjalankan tangan ke seluruh tubuh, terus menerus, dan mendahulukan anggota kanan atas anggota kiri.

Jadi, lima hal yang disunnahkan ketika melaksanakan mandi besar adalah:

Pertama, membaca basmalah. Karena setiap sesuatu memang lebih baik diawali dengan membaca basmalah. Dan membaca basmalahnya di dalam hati, menimbang posisinya sedang berada di dalam kamar mandi.

Kedua, berwudu sebelum mandi besar. Dan di dalam niat wudunya disertakan bahwa wudunya ini adalah bagian dari sunnah-sunnahnya mandi.

Ketiga, menjalankan tangannya ke seluruh badan. Artinya, ia meratakan air ke seluruh badan dengan tangannya. Tidak dengan pancuran atau selang. Dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan cara menggosok-gosoknya.

Keempat, terus menerus. Yakni, tidak diselingi dengan jeda apapun, misalnya setelah membasuh kepala ia tinggal sebentar, kemudian baru membasuh anggota yang lain. Maka yang dimaksud dengan terus menerus tidak seperti itu. Tetapi setelah membasuh kepala, langsung membasuh badan, tangan dan anggota-anggota yang lain. Tidak diselingi dengan jeda. Dan inilah yang disunnahkan.

Kelima, mendahulukan anggota badan yang kanan dan mengakhirkan yang kiri. Bukan sebaliknya.

Baca Juga :  Mandi Besar Menggunakan Sabun dan Sampo, Wajibkah?

Demikianlah lima hal yang disunnahkan ketika melaksanakan mandi wajib. Atau bisa juga dipraktikkan ketika melaksnakan mandi sunnah. Dan sebenarnya masih banyak hal-hal yang disunnahkan ketika mandi besar atau sunnah.

Hanya saja, menurut Imam Abu Syuja’ di dalam kitab Fathul Qarib dalam mensyarahi kitab Taqrib, sunnah-sunnahnya itu sangat banyak sekali. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam kitab-kitab fikih yang besar. Di antaranya adalah membasuh dengan tiga kali basuhan, menyela-nyela rambut dan lain sebagainya. Wa Allahu a’lam bis shawab.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here