Lima Fungsi Doa

0
4628

BincangSyariah.Com – Fungsi doa adalah permohonan seorang hamba kepada Allah SWT. Doa adalah salah satu senjata yang sangat ampuh dari Allah SWT yang diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Sayangnya, sebagian besar di antara kita masih banyak yang belum menyadari sekaligus belum dapat memfungsikan doa sebagai senjata untuk mewujudkan cita-cita dan harapan.

Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa Dia pasti akan mengabulkan doa orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Esensi berdoa adalah kedekatan diri seorang hamba kepada Allah, seperti halnya Rasul saw yang merupakan manusia dengan segala kelebihannya, yang tanpa meminta pun sudah diberi oleh Allah, namun masih gemar berdoa.

Doa yang kita baca dalam berbagai situasi memiliki fungsi. Beberapa fungsi tersebut adalah:

Pertama. Doa adalah cermin dan sikap kita dalam menghamba kepada Allah SWT. Rasulullah saw bersabda:

من لم يسأل الله يغضب عليه

“Siapa yang tidak memohon kepada Allah SWT maka Allah murka kepadanya.” (HR. Turmudzi)

Kedua. Doa adalah bagian dari ibadah kepada Allah, sebab Allah memerintahkannya kepada kita. Rasul saw bersabda:

الدعاء هو العبادة

“Doa adalah ibadah.” (HR. Turmudzi)

Ketiga. Doa bisa mendatangkan solusi atas problematika yang kita hadapi, baik dari sisi spiritual ataupun material. Rasul saw bersabda:

ليسأل أحدكم ربه حاجته كله حتى يسأله شسع تعله إذا انقطع

“Hendaklah setiap orang dari kalian memohon segala kebutuhannya kepada Tuhan-Nya, bahkan saat tali sandalnya putus.” (HR. Turmudzi)”

Keempat. Doa adalah cerminan zikir yang merupakan pusat pengendali gerak spiritual untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa.

Kelima. Doa dapat mengubah takdir yang telah ditetapkan oleh Allah atas diri kita. Rasul saw bersabda:

ُلا يؤد القدر إلا بالدعاء ولا يزيد العمر إلا البر وإن الرجل ليحرم الرزق بالذنب يصيبه

Baca Juga :  Tujuh Syarat Sah I'tikaf

“Takdir yang akan menimpa seseorang tidak bisa ditolak kecuali dengan doa, umur seseorang tiada bertambah kecuali dengan melakukan kebaikan, dan rezeki (kebaikan) akan diharamkan kepada seseorang karena dosa yang dilakukannya.” (HR. Ibnu Majah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here