Lima Etika Saat Berada di Dalam Masjid

1
752

BincangSyariah.Com –

Masjid tempat sebagai tempat ibadah juga sebagai sarana silaturahmi antar sesama muslim, baik harian maupun mingguan, terutama saat shalat Jum’at sebagai wadah pemersatu, bukan permusuhan karena pada dasarnya masjid dibangun atas dasar takwa, bukan didasari hawa nafsu apalagi kepentingan sesaat.

Imam Suyuthi dalam kitab Asybah Wa Nazhair mengupas banyak hal terkait dengan masjid, di antaranya adalah:

Pertama, larangan berdiam diri bagi orang junub maupun perempuan yang sedang haid.

Kedua, larangan membuang kotoran seperti air ludah atau membuang kutu secara hidup-hidup atau membunuhnya.

Ketiga, dimakruhkan bagi orang yang habis mengkonsumsi makanan yang berbau tak sedap.

Keempat, dianjurkan untuk menjaga kebersihan di dalamnya.

Kelima, menjaga adab saat di masjid seperti mendahulukan kaki kanan saat memasukinya serta niat untuk i’tikaf saat didalamnya.

Dari penjelasan ini, masjid seharusnya dijadikan tempat ibadah yang teduh, ramah akan lingkungan bukan untuk arogansi kepentingan sehingga masyarakat menjadi terinspirasi untuk selalu berbuat kebaikan untuk sesama.

Tulisan ini sudah dipublikasikan di Islami.co

Baca Juga :  Ini Dua Doa yang Sunah Dibaca setelah Takbir Keempat Salat Jenazah

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Dalam Islam, ketika kita masuk masjid, kita dianjurkan untuk masuk dalam keadaan punya wudhu atau suci dari hadas kecil. Menurut para ulama, masuk masjid dalam keadaan tidak punya wudhu hukumnya adalah makruh. Jika kita masuk masjid dalam keadaan tidak punya wudhu, maka kita dianjurkan untuk berdzikir sebagai pengganti dari wudhu. (Baca: Lima Etika Saat Berada di Dalam Masjid) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here