Shalat Sendirian Berdiri atau Shalat Berjemaah Duduk, Mana Lebih Utama?

1
1333

BincangSyariah.Com – Terdapat sebagian orang yang tidak mampu jika berdiri lama. Sehingga jika dia melaksanakan sendirian, dia bisa melaksanakan shalat berdiri dari awal rakaat hingga akhir rakaat dengan cara memperpendek bacaan. Namun jika shalat berjemaah, dia tidak bisa melaksanakan shalat dengan berdiri dari awal hingga akhir rakaat. Dia harus duduk pada sebagian rakaat. Dalam keadaan seperti ini, dia lebih utama shalat sendirian atau shalat berjemaah? (Baca: Hukum Melaksanakan Shalat Sambil Duduk dengan Kaki Berselonjor)

Berdiri termasuk bagian dari rukun shalat wajib. Rukun ini tidak boleh ditinggalkan kecuali dalam keadaan memang tidak mampu berdiri. Jika masih mampu berdiri namun shalat dalam keadaan duduk, maka shalatnya tidak sah.

Oleh karena itu, menurut Imam Syafii, orang yang mampu melaksanakan shalat sendirian dalam keadaan berdiri dari awal rakaat hingga akhir namun jika berjemaah dia harus duduk pada sebagian rakaat, maka baginya lebih utama melaksanakan shalat sendirian. Hal ini karena berdiri dalam shalat adalah wajib, sementara shalat berjemaah adalah sunnah. Sesuatu yang wajib tidak ditinggalkan oleh perbuatan sunnah.

Meski demikian, jika dia tetap melaksanakan shalat berjemaah dengan pilihan harus duduk pada sebagian rakaat, maka shalatnya tetap sah. Hanya saja, baginya lebih baik dan lebih utama melaksanakan shalat sendirian dengan berdiri di seluruh rakaat.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Syairazi dalam kitab Al-Muhadzdzab berikut;

قال في الأم وإن قدر أن يصلي قائما منفردا ويخفف القراءة وإذا صلي مع الجماعة صلي بعضها من قعود فالأفضل أن يصلي منفردا لان القيام فرض والجماعة نفل فكان الانفراد أولي فان صلى مع الامام وقعد في بعضها صحت صلاته

Baca Juga :  Mengenal Dua Jenis Najis Menurut Fikih

Imam Syafii berkata dalam kitab Al-Umm; ‘Jika seseorang mampu melaksanakan shalat sendirian dalam keadaan berdiri dengan cara memperpendek bacaan, dan jika shalat berjemaah dia harus shalat duduk pada sebagian rakaat, maka lebih utama baginya shalat sendirian.

Hal ini karena berdiri dalam shalat adalah wajib, sementara shalat berjemaah adalah sunnah. Maka shalat sendirian lebih utama. Namun jika dia shalat berjemaah bersama imam dan harus duduk pada sebagian rakaat, maka shalat tetap dinilai sah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here