Lantunan Shalawat Badar: Tradisi Penyambutan Kedatangan Orang Yang Mulia

0
2866

BincangSyariah.Com – Ribuan Jama’ah Muslimat NU serempak melantunkan Shalawat Badar di suasana pagi yang sejuk hari ini. Shalawat ini bergemuruh mengguncang Stadion Gelora Bung Karno Jakarta dalam rangkaian acara Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-73. Shalawat favorit ini telah mendarah daging dilantunkan ketika menyambut kedatangan seorang yang dihormati atau dimuliakan.

Shalawat ini telah melewati usia menuju 15 abad. Tak lekang ditelan jaman tanpa mengurangi unsur kata-kata maupun kalimat dimana Shalawat ini mendapatkan posisi penting di berbagai jenis rangkaian kegiatan keagamaan yang dianjurkan untuk dilantunkan.

Pada umumnya, bahwa Pembacaan shalawat sangatlah dianjurkan bagi umat muslim sebagaimana yang termaktub dalam Alquran surat al-Ahzab ayat 56, bahwa Allah dan Segenap Para Malaikat bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw.

Berawal Shalawat Badar ini sebagai lantunan sanjungan saat menyambut kedatangan Muhammad Saw. ketika memasuki Madinah. Penduduk Madinah sangat senang kedatangan Muhammad. Mereka membuat syair dengan konten sanjungan kepadanya.

Mengapa dinamakan Shalawat Badar?

Penduduk Madinah mengibaratkan Muhammad sebagai Purnama. Badar berasal dari bahasa arab yaitu Badrun yang artinya Purnama. Muhammad dianggap sebagai purnama yang datang ke Madinah dimana saat itu sedang dalam keadaan gelap gulita (jauh dari Agama). Adapun orang-orang Indonesia biasa menyebutnya dengan Shalawat Badar

Dalam perjalanan panjang sejarah, masa demi masa cerita ini lestari disampaikan sebagai bentuk ungkapan cintanya Penduduk Madinah kepada Muhammad. Pada prakteknya, umat muslim di dunia ini senantiasa melantunkan Shalawat ini guna menyambut kedatangan seorang yang terhormat dan dimuliakan.

Sehingga ini menjadi tradisi baik dan penghormatan menyambut sosok yang mulia, seperti pada penyambutan kedatangan Presiden Indonesia Jokowi Kyai Said Aqil Siradj di harlah Muslimat NU ke-73 dengan lantunan rebana dan Shalawat Badar.

Baca Juga :  Tata-cara Salat Idul Adha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here