Berapa Lama Jenazah Boleh Dishalati di Dekat Kuburannya?

0
1191

BincangSyariah.Com – Setelah mayit dikuburkan, kita boleh melakukan shalat jenazah di dekat kuburannya. Meski mayit sudah dishalati oleh orang lain, namun jika kita belum menyalatinya, maka kita boleh melakukan shalat jenazah untuknya di dekat kuburannya. Namun berapa lama kita boleh melakukan shalat jenazah setelah di dekat kuburannya?

Para ulama berbeda pendapat terkait ukuran batas lama boleh melakukan shalat jenazah di dekat kuburan mayit. Setidaknya, ada empat pendapat ulama dalam masalah ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Kanzur Raghibin berikut;

Pertama, dibatasi sampai satu bulan sejak mayit dikuburkan. Jika mayit sudah dikuburkan lebih dari satu bulan, maka sudah tidak boleh melakukan shalat jenazah di dekat kuburannya.

Kedua, dibatasi sampai tiga hari sejak mayit dikuburkan. Jika sudah lebih tiga hari, maka sudah tidak boleh melakukan shalat jenazah di dekat kuburannya. (Baca: Nabi Melakukan Shalat Ghaib Atas Empat Orang Ini)

Ketiga, dibatasi selama tubuh mayit masih tersisa. Jika sekiranya tubuh mayit sudah hancur, maka tidak boleh melakukan shalat jenazah di dekat kuburannya.

Keempat, tanpa batas waktu. Oleh karena itu, kita boleh melakukan shalat jenazah di kuburan mayit meskipun sudah lama dikuburkan.

Imam Jalaluddin Al-Mahalli berkata dalam kitab Kanzur Raghibin ‘ala Syarh Minhaj Al-Thalibin berikut;

و إلى متى يصلى على القبر : قيل : ثلاثة أيام و قيل : إلى شهر و قيل : ما بقي شيئ من الميت و قيل : أبدا

Sampai kapan mayit boleh dishalati di dekat kuburannya? Sebagian ulama berkata; Sampai tiga hari. Sebagian yang lain berkata; Sampai satu bulan. Sebagian yang lain berkata; Selama sebagian anggota mayit masih utuh. Sebagian yang lain berkata; Selamanya.

Baca Juga :  Kesunahan Ziarah ke Pemakaman Baqi saat Haji

Dari keempat pendapat di atas, Imam Al-Shan’ani memilih pendapat yang keempat. Hal ini karena shalat jenazah bertujuan untuk mendoakan mayit, dan hal itu boleh dilakukan setiap waktu tanpa ada batasan waktu tertentu. Beliau berkata dalam kitab Subulus Salam sebagai berikut;

واحتلف القائلون بالصلاة على القبر في المدة التي تشرع فيها الصلاة فقيل: الى شهر بعد دفنه وقيل: الى ان يبلى الميت لانه اذا بلى لم يبق ما يصلى عليه وقيل: ابدا، لان المراد من الصلاة عليه الدعاء وهو جائز في كل وقت (قلت) هذا هو الحق اذ لا دليل على التحديد بمدة

Para ulama berbeda pendapat terkait batas waktu boleh melakukan shalat jenazah di dekat kuburan. Sebagian mengatakan bahwa boleh hingga satu bulan setelah dikuburkan. Sebagian mengatakan bahwa boleh selama mayit tidak hancur, karena jika sudah hancur maka tidak ada sisa yang perlu disahalati. Sebagian mengatakan bahwa boleh selamanya. Hal ini karena tujuan shalat jenazah adalah mendoakan mayit, dan hal itu boleh dilakukan setiap waktu. Saya berkata; Ini adalah pendapat yang benar karena tidak ada dalil yang menjelaskan batasan boleh melakukan shalat jenazah di dekat kururan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here