Laki-laki Memakai Sarung Sutra Saat Shalat, Apakah Shalatnya Sah?

0
14

BincangSyariah.Com – Dalam suatu kesempatan, pernah ada seseorang yang bertanya kepada penulis mengenai hukum memakai sarung sutra saat shalat. Pasalnya, dia memiliki sarung yang terbuat dari bahan sutra murni dan terkadang sarung tersebut dia gunakan untuk melaksanakan shalat. Ketika shalat memakai sarung sutra tersebut, apakah shalatnya sah?

Dalam Islam, seorang laki-laki dilarang menggunakan dan memakai jenis pakaian yang terbuat dari sutra, baik berupa sarung, baju, celana, kopiah dan lainnya. Larangan ini berlaku baik di luar shalat maupun di dalam shalat.

Terdapat beberapa hadis yang dijadikan dalil larangan memakai pakaian yang terbuat dari bahan sutra bagi laki-laki. Di antaranya adalah hadis riwayat Imam Bukhari, dari Hudzaifah, dia berkata;

نَهَانَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ وَالدِّيبَاجِ وَأَنْ نَجْلِسَ عَلَيْهِ

Nabi Saw melarang kita untuk memakai sutra atau duduk di atas kain sutera.

Juga hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Hudzaifah bin Al-Yaman, dia berkata bahwasannya Nabi Saw pernah bersabda;

لا تَشرَبوا في آنيةِ الذهبِ والفضةِ، ولا تَلبَسوا الحريرَ والدِّيباج

Janganlah kalian minum di tempat yang terbuat dari emas dan perak. Dan janganlah kalian memakai pakaian sutra dan kain tenun dari sutra.

Berdasarkan dua hadis di atas dan hadis-hadis lainnya, maka kebanyakan ulama dari kalangan Malikiyah, Syafiiyah, dan Hanabilah sepakat mengharamkan laki-laki memakai pakaian yang terbuat dari sutra, baik berupa sarung dan lainnya. Ini sebagaimana dikatakan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu berikut;

يحرم على الرجل استعمال الديباج والحرير في اللبس والجلوس عليه والاستناد إليه والتغطي به واتخاذه سترا وسائر وجوه استعماله ولا خلاف في شئ من هذا إلا وجها منكرا

Haram bagi laki-laki menggunakan kain tenun sutra dan pakaian sutra, baik digunakan sebagai baju, duduk di atasnya, bersandar dengan sutra, berselimut dengan sutra, menggunakannya untuk penutup muka dan seluruh penggunaan lainnya. Dan tidak ada perbedaan pendapat dalam masalah ini, selain salah satu pendapat yang mungkur.

Meski laki-laki dilarang memakai sarung dari sutra, baik di luar shalat maupun di dalam shalat, namun jika dia memakainya saat shalat, maka hukum shalatnya tetap sah. Menurut para ulama, keharaman memakai sarung yang terbuat dari sutra saat shalat tidak menyebabkan shalatnya batal. Shalatnya tetap dihukumi sah, meskipun memakai sarung tersebut tetap dihukumi haram.

Ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Syairazi dalam kitab Al-Muhadzdzab berikut;

ولا يجوز للرجل أن يصلي في ثوب حرير ولا على ثوب حرير ; لأنه يحرم عليه استعماله في غير الصلاة ، فلأن يحرم في الصلاة أولى ، فإن صلى فيه أو صلى عليه صحت صلاته

Tidak boleh bagi laki-laki shalat dengan menggunakan kain sutra, juga shalat di atas kain sutra. Hal ini karena baginya haram memakai kain sutra di luar shalat, maka memakainya di dalam shalat lebih haram lagi. Namun begitu, jika dia shalat memakai kain sutra, atau shalat di atas kain sutra, maka shalatnya dihukumi sah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here