Hukum Menambahkan Lafadz Sayyidina dalam Adzan

5
2019

BincangSyariah.Com – Ketika kita melafadzkan kalimat ‘asyhadu anna muhammadar rosulullah’ dalam adzan,  umumnya kita tidak menambahkan lafadz ‘sayyidina’ sebelum nama Nabi Muhammad Saw. Meski demikian, terdapat sebagian orang yang menambahkan lafadz tersebut sebelum nama Nabi Muhammad Saw. Sebenarnya, bagaimana hukum menambahkan lafadz ‘sayyidina’ dalam adzan sebelum nama Nabi Muhammad Saw?

Menambahkan lafadz ‘sayyidina’ sebelum nama Nabi Muhammad Saw dalam adzan hukumnya boleh. Bahkan menurut sebagian ulama Syafiiyah, menambahkan lafadz ‘sayyidina’ sebelum nama Nabi Muhammad Saw dalam adzan hukumnya adalah sunnah. Ini bertujuan untuk mengagungkan Nabi Muhammad Saw dengan menambah lafadz ‘sayyidina’ setiap kali nama beliau disebut.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Hasyiatul Jamal berikut;

يؤخذ من هذا سن الاتيان بلفظ السيادة في الاذان

Dari penjelasan ini diambil kesimpulan mengenai kesunnahan menambahkan lafadz siyadah (sayyidina) dalam adzan.

Juga disebutkan dalam kitab Hasyiah Al-Syibromalisi berikut;

يؤخذ من هذا سن الإتيان بلفظ السيادة في الأذان ، وهو ظاهر لأن المقصود تعظيمه صلى الله عليه وسلم بوصف السيادة حيث ذكر . لا يقال : لم يرد وصفه بالسيادة في الأذان . لأنا نقول : كذلك هنا وإنما طلب وصفه بها للتشريف وهو يقتضي العموم في جميع المواضع التي يذكر فيها اسمه عليه الصلاة والسلام

Dari penjelasan ini diambil kesimpulan mengenai kesunnahan menambahkan lafadz siyadah (sayyidina) dalam adzan. Ini jelas, karena maksudnya adalah mengagungkan Nabi Muhammad Saw dengan lafadz siyadah setiap nama Nabi Saw disebut. Tidak boleh dikatakan, ‘Tidak ada yang warid (sunnah dari Nabi Saw) bahwa nama Nabi Saw disifati dengan siyadah dalam adzan.’ Kami menjawab, ‘Begitu juga di sini (dalam tahiyyat). Nama Nabi Saw ditambahi siyadah bertujuan untuk memuliakan, dan itu berlaku umum setipa kali nama Nabi Muhammad Saw disebut dalam berbagai tempat.

Baca Juga :  Ucapan Sayidina Usman Ketika Mendengar Qod Qomatish Sholah

Melalui penjelasan di atas, maka dapat diketahui bahwa tambahan ‘sayyidina’ disunnahkan setiap kali nama Muhammad Saw disebut, termasuk dalam adzan.

5 KOMENTAR

  1. Kalimat (teks) adzan bersumber langsung dari petunjuk Allah. Tiga sahabat Nabi SAW mendapatkan mimpi yg sama dalam mengucapkan kalimat adzan. Lha kq anda dg entengnya bilang sunnah ditambahi sayidina dg dalil ucapan ulama syafi’iyah(ulama yg menisbatkan imam Syafi’i sbg rujukannya, tetapi ketika imsm Syafi’i meralat pendapatnya, ulama2 tersebut tidak mau rujuk malah suka membuat pendapat sendiri).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here