Keutamaan Membaca Sepuluh Ayat Terakhir Surat Ali Imran Ketika Bangun Tidur

0
4355

BincangSyariah.Com –  Dalam sebuah hadis Shahih Bukhari dan Muslim diriwayatkan bahwa suatu malam sahabat Ibnu Abbas  menginap di rumah Maimunah, istri Nabi dan ia adalah bibinya. “Aku terbaring di sisi bantal, sementara Rasulullah dan istrinya berbaring di sampingnya,” ujar Ibnu Abbas ra.

Kelanjutan cerita tersebut sebagaimana terangkum dalam riwayat berikut ini

فَنَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا انْتَصَفَ اللَّيْلُ أَوْ قَبْلَهُ بِقَلِيلٍ أَوْ بَعْدَهُ بِقَلِيلٍ اسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَلَسَ يَمْسَحُ النَّوْمَ عَنْ وَجْهِهِ بِيَدِهِ ثُمَّ قَرَأَ الْعَشْرَ الْآيَاتِ الْخَوَاتِمَ مِنْ سُورَةِ آلِ عِمْرَانَ ، ثُمَّ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ وُضُوءَهُ ، ثُمَّ قَامَ يُصَلِّي

“Maka Rasulullah tidur sampai setengah malam, atau menjelang tengah malam atau lewat sedikit, beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bangun, lalu beliau duduk dengan mengusap wajahnya, kemudian beliau membaca 10 ayat terakhir dari surat Ali Imran, kemudian beliau berwudhu’ dan menyempurnakannya, lalu beliau shalat malam. (HR. Bukhari & Muslim)

Dalam riwayat Muslim yang lain, Nabi Muhammad bangun pada akhir malam lalu keluar rumah dan menatap langit kemudian membaca ayat

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ

Artinya: Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (QS. Ali Imran: 190)

Adapun keutamaan membaca 10 ayat terakhir surat Ali Imran, menurut riwayat Imam Darimi seperti pahala qiyamul lail semalam suntuk. Sebagaimana dikatakan dalam hadis berikut

من قرأ آخر آل عمران في ليلة كتب له قيام ليلة

Artinya: Barang siapa yang membaca akhir surat Ali Imran pada malam hari maka akan dicatat baginya pahala qiyamul lail semalam penuh. (HR. Darimi)

Baca Juga :  Benarkah Membaca Seribu Tasbih akan Menghapus Seribu Dosa?

Namun sanad hadis tersebut lemah, meski begitu riwayat serupa yang menyebutkan seperti ibadah qayamul lail semalam penuh juga diriwayatkan oleh Imam Thabarani, Ibnu Asakir, Ibnu Sinni, Ibnu ‘Ady, dan al-Khatib. Serta dalam riwayat Imam Ahmad, tapi dengan menyebutkan kesunnahan membaca 100 ayat surat Ali Imran. Sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut

أنه كان يقرأ عشر آيات من أول سورة آل عمران كل ليلة

“Bahwa beliau telah membaca sepuluh ayat dari awal surat Ali Imran setiap malamnya”. (HR. Ahmad)

Meskipun riwayat yang menjelaskan tentang keutamaan setara qiyamul lail semalam penuh dalam riwayat Ahmad dan Darimi sanadnya lemah. Namun banyaknya perawi yang meriwayatkan dan juga adanya hadis semisal yang shahih dari riwayat Bukhari dan Muslim menunjukkan akan sunnahnya membaca ayat-ayat dalam surat Ali Imran ketika bangun pada pertengahan malam saat hendak melaksanakan qiyamul lail. Ini juga sekaligus menjadi dalil tentang bolehnya membaca Alquran dalam keadaan berhadas kecil.

Wallahu’alam.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here