Ketika Tak Temukan Air dan Debu, Apakah Orang Junub Tetap Wajib Shalat?

0
1216

BincangSyariah.Com – Orang yang junub itu diharamkan melakukan lima aktivitas ibadah. Orang yang junub boleh melakukan aktivitas tersebut apabila sudah mandi atau tayamum bagi yang sakit atau tak mungkin menggunakan air. Nah, bagaimana bila air dan debu pada saat itu tidak ditemukan? Syekh Nawawi Banten dalam kitab Kasyifatus Saja mengutip pendapat Imam an-Nawawi sebagaimana berikut.

قال النووي: أما إذا لم يجد الجنب ماء ولا ترابا فإنه يصلي لحرمة الوقت على حسب حاله.

Imam an-Nawawi berpendapat: ketika seseorang yang junub tidak mendapatkan air atau debu, ia tetap shalat untuk menghormati waktu shalat sesuai kemampuannya.

Artinya, seseorang yang tidak mendapati air dan debu itu tetap diwajibkan shalat sesuai kemampuannya. Shalat ini tujuannya untuk menghormati kedatangan waktu shalat. Akan tetapi, ketika sudah menemukan sarana untuk bersuci air atau debu, ia diwajibkan mengulang shalat yang tadi dilaksanakan tanpa berwudhu atau bertayamum.

Orang yang shalat seperti ini hanya diwajibkan membaca surah al-Fatihah, tidak disunahkan membaca surah Al-Qur’an setelah al-Fatihah. Hal ini sebagaimana pendapat Imam an-Nawawi.

ويحرم عليه القراءة خارج الصلاة، ويحرم عليه أن يقرأ في الصلاة ما زاد على فاتحة الكتاب.

Orang junub itu haram membaca Al-Qur’an di luar shalat. Begitu juga ia haram membaca surah Al-Qur’an saat shalat selain al-Fatihah.

Orang yang junub itu haram membaca Al-Qur’an, termasuk surah al-Fatihah. Oleh karena itu, ulama berbeda pendapat mengenai hukum membaca al-Fatihah bagi orang junub dalam keadaan yang disebutkan di atas. Shalat saja boleh dilakukan dalam keadaan junub yang tak menemukan air dan debu untuk bersuci, tentu membaca al-Fatihah seharusnya juga boleh.

Akan tetapi, bagi ulama yang tidak membolehkan membaca al-Fatihah, orang tersebut cukup menggantinya dengan bacaan-bacaan zikir. Menurut Imam an-Nawawi, pendapat yang pertama lebih kuat daripada pendapat yang kedua ini.

Baca Juga :  Apakah Menelan Sisa Makanan Membatalkan Salat?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here