Ketika Sujud Sebaiknya Memejamkan Mata atau Tidak?

1
2309

BincangSyariah.Com – Ketika kita melakukan sujud saat melaksanakan shalat, terkadang kita memejamkan mata, terkdang kita juga membukanya. Sebenarnya, ketika kita melakukan sujud, sebaiknya kita memejamkan mata atau membukanya? (Baca: Syarat-syarat Sujud Shalat)

Pada dasarnya, memejamkan mata ketika kita melaksanakan shalat hukumnya tidak dimakruhkan. Kita boleh memejamkan mata ketika shalat, termasuk ketika kita melakukan sujud. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu berikut;

واما تغميض العينين في الصلاة ..المختار انه لا يكره اذا لم يخف ضررا

Adapun memejamkan mata dalam shalat, menurut pendapat yang dipilih, hal tersebut tidak dimakruhkan selama tidak dikhawatirkan terjadi bahaya.

Bahkan menurut Habib Hasan bin Ali Al-Saqaf, memejamkan mata menjadi sunah jika hal tersebut bisa membantu seseorang untuk khusyuk dalam shalatnya. Ketika seseorang bisa khusyuk dalam shalat pada saat memejamkan mata, termasuk ketika sujud, maka dalam kondisi tersebut hukumnya sunnah memejamkan mata. Beliau berkata dalam kitab  Shahih Shifati Shalatin Nabi Saw sebagai berikut;

تغميض العينين في الصلاة مستحب لانه يجمع القلب ويساعد على الخشوع والتدبر في القراءة والتأمل في معاني القرأن والاذكار

Memejamkan mata dalam shalat disunnahkan karena hal tersebut bisa menghimpun hati dan membantu untuk khusyuk, menghayati bacaan Al-Quran, dan memikirkan kandungan makna Al-Quran dan dzikir.

Meski memejamkan mata dalam shalat pada dasarnya tidak makruh, termasuk ketika melakukan sujud, namun menurut sebagian ulama seperti Syaikh Sulaiman bin Umar atau dikenal dengan Syaikh Jamal, sebaiknya dalam sujud kita membuka mata. Menurut beliau, membuka mata ketika sujud hukumnya sunnah agar mata juga ikut sujud, sebagaimana mata disunnahak untuk dibuka ketika rukuk agar mata juga ikut rukuk.

Baca Juga :  Kondisi-kondisi yang Boleh Membatalkan Salat

Syaikh Al-Jamal berkata dalam kitab Hasyiatul Jamal ‘ala Syarh Al-Manhaj sebagai berikut;

ويسن فتح عينيه في السجود ليسجد البصر قاله صاحب العوارف واقره الزركشي وغيره….قياسه فتحهما في الركوع ليركع البصر

Dan disunnahkan membuka kedua mata di dalam sujud agar pandangan juga ikut sujud. Ini dikatakan oleh pengarang kitab Al-‘Awarif, dan ditetapkan oleh Imam Al-Zarkasyi dan lainnya. Ini disamakan dengan kesunnahan kedua mata ketika rukuk agar pandangan juga ikut rukuk.

1 KOMENTAR

  1. Afwan Ustad…
    Bukankah ada dalil yang menjelaskan
    Bhwa menutup mata itu makruh…

    Afwan Ana masih berpegang teguh pada Dalil yng shohih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here