Ketentuan Berkurban dengan Unta dan Sapi

0
818

BincangSyariah.Com – Hewan unta dan sapi memiliki banyak kesamaan dalam masalah hukum dan syarat, baik dalam ibadah kurban maupun akikah. Berikut adalah ketentuan hewan unta dan sapi yang telah ditetapkan oleh para ulama agar keduanya sah dijadikan sebagai ibadah kurban.

Pertama, hewan unta dan sapi boleh dan cukup digunakan berkurban untuk tujuh orang. Tidak boleh lebih dari tujuh orang, namun jika kurang dari tujuh maka tetap sah. Karena tujuh orang adalah batas maksimal ketika berkurban dengan unta dan sapi.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam riwayat Imam Muslim dari Jabir bin Abdillah, dia berkata;

 نَحَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحُدَيْبِيَةَ الْبَدَنَةَ عَنْ سَبْعَةٍ وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ

“Kami menyembelih hewan kurban bersama Rasulullah Saw. pada tahun Hudaibiyah dengan seekor unta untuk tujuh orang, dan sapi untuk tujuh orang.”

Juga hadis riwayat Imam Muslim dari Jabir, dia berkata ;

أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَشْتَرِكَ فِي الإِبِلِ وَالْبَقَرِ كُلَّ سَبَعَةٍ مِنَّا فِي بَدَنَة

“Rasulullah Saw. memerintahkan kami patungan pada seekor unta dan sapi. Setiap tujuh orang dari kami berserikat dalam satu ekor.”

Kedua, hewan unta minimal sudah berumur 5 tahun dan telah masuk tahun ke 6. Sapi minimal berumur 2 tahun dan telah masuk tahun ke 3.

Ketiga, hewan unta dan sapi tersebut harus bersih dari cacat dan aib yang dapat mengurangi kualitas unta dan sapi tersebut. Ada empat cacat dan aib yang tidak membolehkan unta dan sapi dijadikan kurban, yaitu; 1) ‘Aura’ atau buta sebelah yang tampak terlihat jelas, 2) ‘Arja’ atau pincang yang tampak terlihat jelas, 3) Maridhah atau sakit yang tampak terlihat jelas, 4) ‘Ajfa’ atau kurus hingga kering yang membuat sumsum hilang.

Baca Juga :  Hukum Berkurban atas Nama Orang Lain

Keempat, keduanya disembelih pada waktu penyembelihan hewan kurban, yaitu setelah selesai salat Idul Adha hingga matahari terbenam pada hari terakhir hari tasyriq.

Demikian ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh para ulama ketika berkurban dengan unta dan sapi. Semua ketentuan tersebut harus dipenuhi agar unta dan sapi bisa dijadikan hewan kurban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here