Kesunahan Membaca Syahadat Sebelum Wudhu

2
1876

BincangSyariah.Com – Ketika kita hendak melakukan wudhu, umumnya kita hanya membaca basmalah. Namun ada sebagian orang yang membaca dua syahadat setelah membaca basmalah ketika hendak wudhu. Menurut sebagian orang, ini tidak ada tuntunannya sehingga tidak perlu membaca dua syahadat setelah membaca basmalah ketika hendak wudhu. Sebenarnya, bagaimana hukum membaca syahadat setelah membaca basmalah ketika hendak wudhu? (Mengamalkan Sunah-sunah Wudhu)

Ketika kita hendak melakukan wudhu, kita tidak hanya dianjurkan membaca basmalah. Menurut para ulama, kita juga dianjurkan membaca ta’awwudz sebelum basmalah dan dianjurkan membaca tasyahud atau dua syahadat setelah membaca basmalah ketika hendak melakukan wudhu.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Busyral Karim berikut;

وأقلها: باسم الله، وأكملها: بسم الله الرحمن الرحيم، ثم الحمد لله على الإسلام ونعمته، الحمد الله الذي جعل الماء طهوراً، والإسلام نوراً. زاد الغزالي: (رب أعوذ بك من همزات الشياطين، وأعوذ بك رب أن يحضرون) ويسن التعوذ قبلها، والشهادتان بعدها

Paling sedikitnya basmalah (sebelum wudhu) adalah ‘bismillah.’ Paling sempurnanya adalah ‘bismillahir rahmaanir rohim’, kemudian dilanjutkan dengan doa ‘alhamdulillahi ‘ala islami wa ni’matihi, alhamdulillahil ladzii ja’alal maa-a thohuuron wal islaama nuuro.’ Imam Al-Ghazali menambahkan, ‘robbi a’uudzubika min hamazaatisy syayaathiin wa a’uudzu bika robbi ayyahdhuruun.’ Dan disunnahkan membaca ta’awwudz sebelum membaca basmalah dan membaca dua syahadat setelah membaca basmalah.

Melalui penjelasan ini, maka membaca dua syahadat setelah membaca basmalah ketika hendak wudhu dianjurkan oleh para ulama. Meski dalam banyak riwayat hanya dianjurkan membaca basmalah ketika hendak wudhu, namun para ulama juga menganjurkan untuk membaca dua syahadat agar wudhu tambah sempurna.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here