Kenapa Rasul Menganjurkan Makan Sebelum Salat Idulfitri?

1
2903

BincangSyariah.Com – Setelah kita  menahan lapar, haus dan semua yang membatalkan puasa selama bulan Ramadhan, tibalah bulan Syawal yang kita rayakan sebagai hari raya Idul Fitri.  Awal syawal adalah waktu berbuka umat Islam dan haram hukumnya untuk berpuasa. Karenanya disunnahkan untuk sarapan atau makan sekedarnya sebelum berangkat salat Idulfitri.

Anjuran ini bermanfaat untuk membedakan awal bulan Syawal dengan bulan sebelumnya, yaitu Ramadan. Jika umat muslim berpuasa di pagi hari bulan Ramadan, maka di awal bulan Syawal disunnahkan berbuka terlebih dahulu. Sehingga rasa dan hawanya tidak lagi Ramadan, melainkan masuk bulan Syawal.  Sebagaimana Rasulullah mencontohkan dalam hadits di bawah ini:

عَنْ أَنَسٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ  لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ

Dari Anas bin Malik radliyallahuanhu berkata, “Rasulullah tidak berangkat pada Idul Fithri hingga beliau memakan beberapa kurma. (HR. Bukhari)

Dalam riwayat Ahmad terdapat tambahan keterangan sebagai berikut:

وَكَانَ أَنَسٌ يَأْكُلُ قَبْلَ أَنْ يَخْرُجَ ثَلَاثًا، فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَزْدَادَ أَكَلَ خَمْسًا، فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَزْدَادَ أَكَلَ وِتْرًا

Anas bin Malik memiliki kebiasaan sebelum berangkat, beliau makan 3 biji kurma. Jika nambah, beliau makan 5 biji. Jika nambah, beliau makan dengan bilangan ganjil. (HR. Ahmad).

Ibnu Muhallab mengatakan dalam Syarh Shahih Bukhari bahwa Dianjurkan untuk makan sebelum berangkat ke lapangan untuk salat idulfitri agar menghilangkan perasaan bahwa puasa masih wajib pada saat idul fitri sampai dilaksanakannya salat id. Sehingga dikhawatirkan menjadi celah menambah batasan yang Allah tetapkan. Sehingga perasaan itu dihilangkan dengan makan.

Karena alasan inilah, dulu para tabiin diperintahkan untuk sarapan sebelum berangkat salat id. Bahkan Ibnu Batthal menyebutkan, bahwa mereka diperintahkan untuk makan ketika di jalan ketika berangkat salat idulfitri. Dalam kitab Al Muwatha’ dijelaskan oleh Imam Malik:

Baca Juga :  Hindari Tiga Hal Tidak Bermanfaat Ini di Malam Hari Raya

أن الناس كانوا يؤمرون بالأكل يوم الفطر قبل الغدو

Bahwa masyarakat dulu diperintahkan untuk sarapan ketika idul fitri, sebelum berangkat ke lapangan.

Dari keterangan di atas jelas sudah bahwa makan sebelum shalat Idul fitri adalah sunnah. Hanya dianjurkan, bukan sebuah kewajiban. Sehingga jika ada seseorang yang tidak sempat memakan apapun atau lupa, tidaklah mengapa. Dalam kitab Al Umm disebutkan:

ونحن نأمر من أتى المصلى أن يأكل ويشرب قبل أن يغدو إلى المصلى فإن لم يفعل أمرناه بذلك في طريقه أو المصلى إن أمكنه فإن لم يفعل ذلك فلا شيء عليه ويكره له أن لا يفعل

“Kami memerintahkan bagi yang mendatangi tempat shalat Ied untuk makan dan minum terlebih dahulu sebelum mendatangi tempat shalat. Bila tidak makan, kami perintahkan untuk makan di jalan atau di tempat shalat bila memungkinkan. Namun bila tidak, tentu tidak berdosa tetapi hukumnya makruh bila tidak dikerjakan”

Wallahu’alam.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here