Kenali Tiga Tanda Usia Balig di Dalam Islam

1
599

BincangSyariah.Com – Rangkaian ibadah-ibadah di dalam Islam mayoritas dibebankan hanya kepada umatnya yang sudah mencapai usia balig, seperti salat, puasa, dan haji. Lalu apa saja tanda-tanda seorang laki-laki atau perempuan disebut balig di dalam Islam?

Di dalam kitab Al-Fiqh Al-Manhaji Ala Madzhab Al-Imam Al-Syafii disebutkan bahwa balig itu bisa diketahui dengan tiga tanda.

Pertama, ihtilam atau mimpi basah, yakni mimpi melakukan hubungan badan hingga mengeluarkan mani/sperma. Ketika seorang anak laki-laki atau perempuan mengalami mimpi basah, maka ia sudah dianggap balig, dan wajib melakukan serangkaian ibadah di dalam agama Islam.

Kedua, mengeluarkan darah haid bagi perempuan. Jika seorang anak perempuan sudah mengalami menstruasi atau keluar darah haid, maka ia sudah mencapai usia balig. Adapun batas minimal usia anak perempuan mengeluarkan darah haid adalah ketika umur sembilan tahun (menurut kalender Hijriyah/tahun qamariyah). Namun jika sudah berumur sembilan tahun belum mengeluarkan darah haid, maka biasanya mengikuti kondisi negara dan siklus kehidupan masing-masing pribadi.

Ketiga, menginjak usia lima belas tahun menurut kalender Hijriyah/qamariyah. Ketika seorang anak laki-laki belum mengalami mimpi basah hingga usia lima belas tahun, maka usia lima belas tahun itulah yang menjadi tanda bahwa ia telah balig. Begitu pula seorang anak perempuan, ketika ia belum mengalami mimpi basah atau mengeluarkan darah haid hingga usia lima belas tahun, maka usia lima belas tahun itulah menjadi tanda bahwa ia telah balig.

Demikianlah tiga tanda usia balig seorang laki-laki dan perempuan Muslim. Ketika ia sudah memasuki usia balig tersebut, maka ia wajib melakukan ibadah-ibadah yang diwajibkan di dalam Islam, seperti salat dan puasa. Ketika ia sengaja meninggalkan kewajiban-kewajiban tersebut, maka ia wajib menanggung dosa dan siksa kelak di akhirat.

Baca Juga :  Mengenal Hewan Ternak yang Wajib Dizakati

Oleh karena itu, maka sebelum menginjak usia balig, hendaknya para wali atau orang tua sudah membiasakan anak untuk melakukan ibadah-ibadah yang diwajibkan di dalam Islam, sehingga ketika mereka sudah menginjak usia balig, mereka tidak kaget dan sudah terbiasa. Wa Allahu A’lam bis Shawab.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here