Keistimewaan Memperbanyak Membaca Al Qur’an di Bulan Ramadan

0
1332

BincangSyariah.Com – Bulan Ramadan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam. Bulan yang penuh dengan keberkahan, bulan di mana setiap perbuatan ibadah yang kita lakukan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Dalam bulan ini juga banyak umat muslim berlomba-lomba dalam memperbanyak membaca Al-Qur’an. Yang demikian dikarenakan umat muslim mengerti bahwa bulan Ramadan adalah bulan yang istimewa untuk melaksanakan ibadah sebanyak-banyaknya, terlebih untuk membaca Al Qur’an yang diturunkan pada bulan suci Ramadan. Dalam QS Al-Baqarah ayat 185 disuratkan:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).

Menurut Dewan Pakar Pusat Studi Alqur’an (PSQ) Muchlis M Hanafi, membaca Al Qur’an di bulan Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan pada bulan-bulan lainnya. Di mana bulan Ramadan ini dikenal dengan bulan Al Qur’an, yang menjadi mulia karena malam turunnya Al Qur’an ada dalamnya. Seperti yang dilakukan oleh para sahabat, mereka qiyamul lail dengan mengkhatamkan Al Qur’an.

Selain daripada itu, membaca Al Qur’an juga salah satu amalan saleh yang bisa memberikan syafa’at di hari kiamat. Rasululah menyebutkan bahwa puasa dan Al Qur’an bisa memberikan syafaat bagi orang yang melaksanakanyya. Jika kita sudah berpuasa di bulan Ramadan ini, maka akan menjadi lebihb sempurna jika dilengkapi dengan memperbanyak bacaan Al Qur’an dalam puasanya.  Senada dengan sabda Rasūlullāh s.a.w.:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ عُمَرَأَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم  قَالَ: الصِّيَامُ وَ الْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. يَقُوْلُ الصِّيَامُ: أَيْ رَبِّيْ مَنَعْتُ الطَّعَامَ وَ الشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِيْ فِيْهِ. وَ يَقُوْلُ الْقُرْآنُ: مَنَعْتُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِيْ فِيْهِ فَيَشْفَعَانِ

Baca Juga :  Empat Adab Membaca Alquran

“Al-Qur’ān dan puasa akan memberikan syafa‘at (pertolongan) kepada seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata kepada Allah: Wahai Tuhanku aku cegah dirinya dari makanan dan syahwat pada siang hari, maka berikanlah idzin untukku untuk memberikan syafa‘at untuknya. Dan al-Qur’ān berkata: Dan aku mencegahnya dari tidur di malam hari, maka berikanlah idzin kepadaku untuk memberikan syafa‘at untuknya. Maka mereka berdua diperkenankan memberikan syafa‘at.” (HR. Imām Aḥmad)

Hadis di atas merupakan refrensi amal saleh kita yang manfaatnya akan kembali kepada diri kita sendiri. Terlebih di bulan Ramadan, setiap amal saleh dilipatgandakan pahalanya oleh Allah. jauh sebelum Ramadan terlewati, semoga kita bisa menyempurnakan puasa Ramadan ini dengan memperbanyak membaca Al Qur’an  tiap waktunya. Amin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here