BincangSyariah.Com – Ulama fiqih sepakat bahwa waktu terbaik melakukan akikah adalah hari ketujuh dari kelahiran anak. Hal ini karena hari ketujuh kelahiran disebutkan dengan jelas oleh Nabi Saw. sebagai waktu akikah, sebagaimana dalam hadis riwayat Imam Abu Daud dari Samurah bin Jundub berikut.

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى

“Setiap anak tergadaikan dengan akikahnya, disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh, rambutnya dicukur dan kemudian diberi nama.”

Namun demikian, ulama Syafiiyah mengatakan bahwa waktu akikah dimulai sejak anak baru dilahirkan hingga orang tua mengakikahi atau anak tersebut melakukan akikah untuk dirinya sendiri. Sehingga hadis di atas bukan untuk membatasi waktu akikah, namun untuk menunjukan bahwa akikah sebaiknya dilakukan pada hari ketujuh dari kelahiran anak.

Lantas, kapan waktu terbaik menyembelih hewan akikah? Adakah petunjuknya dari Alquran atau hadis Nabi Saw.?

Untuk menjawab pertanyaan ini tentu tidak akan ditemukan petunjuk langsung dari Alquran atau hadis Nabi Saw. yang menjelaskan waktu terbaik menyembelih hewan akikah. Namun demikian, jawaban dari pertanyaan ini dapat ditemukan dalam kitab-kitab ulama fiqih.

Di antaranya disebutkan dalam kitab Alfiqhul Islami Wa Adillatuhu, Syaikh Wahbah Azzuhaili menyebutkan bahwa penyembelihan hewan akikah dianjurkan dilakukan pada waktu Duha setelah matahari terbit hingga tengah hari, dan tidak boleh menyembelih hewan akikah pada waktu malam. Beliau mengatakan.

ويندب الذبح ضحى الى الزوال لا ليلا

“Dianjurkan menyembelih hewan akikah pada waktu duha setelah terbit matahari hingga tengah hari, dan tidak boleh disembelih pada waktu malam.”

Sebagian ulama Malikiyah membuat pembagian terkait waktu penyembelihan hewan akikah. Disebutkan bahwa ada tiga waktu terkait penyembelihan hewan akikah sebagai berikut;

  1. Waktu mustahab atau waktu terbaik menyembelih hewan akikah, yaitu dimulai sejak waktu Duha setelah matahari terbit hingga tengah hari.
  2. Waktu karahah atau dimakruhkan menyembelih hewan akikah, yaitu dimulai sejak tengah hari hingga matahari terbenam dan setelah fajar subuh hingga matahari terbit.
  3. Waktu mamnu’ atau dilarang menyembelih hewan akikah, yaitu pada waktu malam dimulai sejak matahari terbenam hingga fajar subuh terbit. Oleh karena itu, menyembelih hewan akikah pada waktu malam hukumnya tidak sah dan harus melakukan akikah kembali.
Baca Juga :  Tata Cara Salat Ied

Dari uraian di atas, dapat kita ketahui bahwa waktu terbaik menyembelih hewan akikah adalah pada waktu Duha setelah matahari terbit hingga tengah hari. Imam Nawawi juga mengatakan bahwa sebaiknya hewan akikah disembelih pada permulaan hari, yaitu ketika matahari sudah terbit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here