Jumlah Basuhan Saat Berwudhu

1
2448

BincangSyariah.Com – Ketika berwudhu, ada anggota yang wajib dibasuh dan ada yang cukup diusap saja. Membasuh anggota wudhu di dalam Alquran disebut dengan ghaslu, sedangkan membasuh disebut mashu. Kedua istilah ini mempunyai perbedaan dalam cakupan dan praktiknya.

Ghaslu adalah membasuh bagian tubuh dalam tuntunan wudhu dengan air sampai mengalir melewati bagian tersebut. Sedangkan mashu adalah mengusapkan air pada bagian tubuh dalam tuntunan wudhu tanpa harus mengaliri air. Anggota wudhu yang wajib dibasuh (ghaslu) adalah wajah, kedua tangan sampai siku dan kaki sampai mata kaki. Sedangkan kepala hanya cukup dibasuh saja (mashu).

Lantas berapa jumlah basuhan ketika berwudhu?

Ulama fiqih sepakat bahwa jumlah wajib basuhan anggota wudhu adalah sekali basuhan apabila air telah merata ke seluruh anggota wudhu. Al-Imam al-Nawawi dalam kitab Raudhatut Thalibin mengatakan;

وانما تجب الغسلة مرة اذا استوعبت العضو

Sesungguhnya wajib membasuh sekali apabila air telah merata ke seluruh anggota wudhu.”

Kewajiban membasuh sekali ini didasarkan pada praktik wudhu Nabi Saw. di mana beliau pernah wudhu dengan mencukupkan hanya sekali basuhan saja. Dalam hadis riwayat al-Imam al-Bukhari, dari Ibnu Abbas, dia berkata;

تَوَضَّأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّةً مَرَّةً

Nabi Saw berwudhu sekali-sekali.”

Berdasarkan hadis ini, al-Imam al-Syaukani berkomentar dalam kitab Nailul Authar;”hadis ini menunjukkan wajibnya wudhu adalah sekali membasuh atau mengusap, dan oleh karena itu Nabi Saw. mencukupkan sekali saja. Andaikan dua atau tiga kali itu wajib, maka tentu Nabi Saw. tidak akan mencukupkan dengan sekali saja.”

Meski demikian, kebiasaan Nabi Saw. ketika wudhu adalah membasuh anggota wudhu sebanyak tiga kali. Dalam hadis riwayat al-Imam Ahmad dan Muslim dari Sayyidina Utsman bin Affan;

Baca Juga :  Lima Perkara yang Tidak Boleh Ditunda

ان النبي صلى الله عليه وسلم توضأ ثلاثا

Sesungguhnya Nabi Saw wudhu dengan basuhan tiga kali

Pada kesempatan lain, Nabi Saw wudhu dengan dua kali basuhan. Dalam hadis riwayat al-Bukhari dari Abdullah bin Zaid;

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ

Sesungguhnya Nabi Saw berwudhu dua kali-dua kali

Berdasarkan hadis-hadis di atas, bahwa membasuh anggota wudhu sekali hukumnya wajib. Sementara mencuci dua kali hukumnya boleh, dan tiga kali hukumnya sunah dan sangat dianjurkan untuk kesempurnaan wudhu.

Selanjutnya, membasuh lebih dari tiga kali wudhunya sah tapi makruh. Bahkan Nabi Saw. pernah melarang membasuh lebih dari tiga kali. Dalam hadis riwayat al-Imam al-Nasa’i dari Abdullah bin Amr bin Ash, dia berkata;

جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْأَلُهُ عَنِ الْوُضُوءِ، فَأَرَاهُ الْوُضُوءَ ثَلَاثًا ثَلَاثًا، ثُمَّ قَالَ: هَكَذَا الْوُضُوءُ، فَمَنْ زَادَ عَلَى هَذَا فَقَدْ أَسَاءَ وَتَعَدَّى وَظَلَمَ

Ada seorang badui yang menghadap Nabi Saw. dan bertanya tentang tata cara wudhu. Beliaupun mengajarkan wudhu tiga kali-tiga kali. Kemudian beliau bersabda, ‘Seperti ini wudhu yang benar. Siapa yang lebih dari tiga kali, dia telah berbuat jelek, melampaui batas, dan zalim.”

Adapun mengusap kepala ketika wudhu, terdapat perbedaan ulama. Ada yang mengatakan sunah tiga kali, ada yang mengatakan cukup sekali. Wallahu’alam.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

  1. Yang satu kali sama yang dua kali basuhan itu maksudnya berkumur dan istinshaq juga boleh satu atau dua kali?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here