Ini Pembagian Waktu Shalat Zuhur

2
1063

BincangSyariah.Com – Waktu salat Zuhur dimulai sejak tergelincirnya matahari ke arah ufuk barat hingga waktu Ashar tiba. Dalam rentang jangka ini, para ulama masih membagi waktu Zuhur ini ke dalam bagian-bagian terkecil lagi. Berikut ini pembagian waktu shalat Zuhur, sebagaimana disebutkan Syaikh Abu Bakar bin Syatha dalam kitabnya I’anatut Thalibin.

Pertama, waktu fadhilah atau waktu utama. Waktu ini dimulai sejak masuk waktu shalat Zuhur dan berakhir hingga ukuran selesai melakukan persiapan melakasanakan shalat dengan sempurna, mulai dari azan, wudhu, menutup aurat, shalat sunah rawatib dan makan. Jika kira-kira ukuran melakukan hal-hal tersebut selesai, maka waktu fadhilah sudah berkhir.

Pada waktu ini, kita sangat dianjurkan melaksanakan shalat Zuhur karena merupakan waktu yang paling utama. Waktu ini disebut juga dengan awal waktu shalat Zuhur.

Kedua, waktu ikhtiar atau waktu boleh memilih. Waktu ini dimuali sejak akhir waktu fadhilah dan berakhir hingga waktu tersisa untuk shalat Zuhur secara sempurna. Ulama lain mengatakan, waktu ikhtiar ini berakhir hingga masuk seperempat atau separuh waktu Zuhur.

Ketiga, waktu jawaz atau waktu boleh melaksanakan shalat Zuhur. Waktu ini dimualai sejak separuh waktu Zuhur dan berakhir hingga tersisa waktu yang cukup untuk melaksanakan shalat Zuhur.

Keempat, waktu hurmah atau waktu haram melaksanakan shalat Zuhur. Sisa waktu tidak cukup untuk melaksanakan shalat Zuhur.

Kelima, waktu dharurah. Waktu ini hanya tersisa dan cukup untuk melakukan takbiratul ihram saja.

Keenam, waktu uzur. Waktu ini adalah waktu Ashar dan hanya dimiliki oleh orang yang melakukan shalat Zuhur di waktu Ashar karena jamak ta’khir.

 

Baca Juga :  Bolehkah Salat Istikharah Diwakilkan Orang Lain?

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here