Ini Pembagian Waktu Salat Zuhur

2
1478

BincangSyariah.Com – Waktu salat Zuhur dimulai sejak tergelincirnya matahari ke arah ufuk barat hingga waktu Asar tiba. Dalam rentang jangka ini, para ulama masih membagi waktu Zuhur ini ke dalam bagian-bagian terkecil lagi. Berikut ini pembagian waktu salat Zuhur, sebagaimana disebutkan Syaikh Abu Bakar bin Syatha dalam kitabnya I’anatut Thalibin.

Pertama, waktu fadilah atau waktu utama. Waktu ini dimulai sejak masuk waktu salat Zuhur dan berakhir hingga ukuran selesai melakukan persiapan melaksanakan salat dengan sempurna, mulai dari azan, wudu, menutup aurat, salat sunah rawatib dan makan. Jika kira-kira ukuran melakukan hal-hal tersebut selesai, maka waktu fadilah sudah berakhir.

Pada waktu ini, kita sangat dianjurkan melaksanakan salat Zuhur karena merupakan waktu yang paling utama. Waktu ini disebut juga dengan awal waktu salat Zuhur.

Kedua, waktu ikhtiar atau waktu boleh memilih. Waktu ini dimulai sejak akhir waktu fadilah dan berakhir hingga waktu tersisa untuk salat Zuhur secara sempurna. Ulama lain mengatakan, waktu ikhtiar ini berakhir hingga masuk seperempat atau separuh waktu Zuhur.

Ketiga, waktu jawaz atau waktu boleh melaksanakan salat Zuhur. Waktu ini dimulai sejak separuh waktu Zuhur dan berakhir hingga tersisa waktu yang cukup untuk melaksanakan salat Zuhur.

Keempat, waktu hurmah atau waktu haram melaksanakan salat Zuhur. Sisa waktu tidak cukup untuk melaksanakan salat Zuhur.

Kelima, waktu dharurah. Waktu ini hanya tersisa dan cukup untuk melakukan takbiratul ihram saja.

Keenam, waktu uzur. Waktu ini adalah waktu Asar dan hanya dimiliki oleh orang yang melakukan salat Zuhur di waktu Asar karena jamak ta’khir.

 

Baca Juga :  Empat Hal yang Perlu Diperhatikan Muazin

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here