Ini Pembagian Waktu Salat Subuh

0
2098

BincangSyariah.Com – Waktu Subuh dimulai sejak muncul fajar shadiq dan berakhir hingga terbit matahari. Sebagaimana waktu salat lainnya, waktu salat Subuh memiliki pembagian waktu tertentu. Syaikh Abu Bakar bin Syatha menyebutkan dalam kitab I’anatut Thalibin bahwa pembagian waktu salat Subuh terbagi menjadi enam. Berikut keenam bagian waktu salat Subuh tersebut.

Pertama, waktu fadhilah. Waktu ini dimulai sejak masuk waktu shalat Subuh dan berakhir hingga ukuran selesai melakukan persiapan melakasanakan salat dengan sempurna, mulai dari azan, wudhu, menutup aurat, salat sunah rawatib dan makan.

Kedua, waktu ikhtiar. Waktu ini dimulai sejak akhir waktu fadhilah dan berakhir hingga langit terlihat menguning.

Ketiga, waktu jawaz bila karahah atau boleh melaksanakan salat tanpa ada kemakruhan. Waktu ini ketika terlihat sinar merah sebelum matahari terbit.

Keempat, waktu jawaz makruh atau boleh melaksanakan salat tapi makruh. Waktu ini ketika waktu hanya cukup untuk melaksanakan salat.

Kelima, waktu hurmah atau waktu haram. Waktu ini ketika waktu sudah tidak cukup melaksanakan salat.

Keenam, waktu dharurat. Waktu ini katika hanya tersisa waktu untuk takbiratul ihram saja.

Salat Subuh tidak memiliki waktu uzur karena dalam salat Subuh tidak ada jamak ta’khir dan jamak takdim. Waktu uzur hanya ada dalam pembagian waktu salat yang bisa dijamak ta’khir dan bisa dijamak takdim.

 

Baca Juga :  Lebih Baik Mana Salat di Tempat yang Sama atau Beda Tempat?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here