Ini Pembagian Waktu Salat Asar

0
771

BincangSyariah.com – Waktu Asar dimulai ketika panjang bayangan suatu benda sama dengan bendanya dan berakhir ketika matahari terbenam. Sepanjang waktu ini, para ulama membaginya ke dalam beberapa bagian waktu. Syaikh Abu Bakar bin Syatha membaginya hingga tujuh bagian. Berikut ini pembagian waktu salat Asar sebagimana disebutkan dalam kitab I’anatut Thalibin.

Pertama, waktu fadilah (utama). Sebagaimana dalam waktu Zuhur, waktu ini dimulai sejak masuk waktu salat Asar dan berakhir hingga ukuran selesai melakukan persiapan melaksanakan salat dengan sempurna, mulai dari azan, wudu, menutup aurat, salat sunah rawatib dan makan. Jika kira-kira ukuran melakukan hal-hal tersebut selesai, maka waktu fadilah sudah berakhir.

Kedua, waktu ikhtiar. Waktu dimulai sejak akhir waktu fadilah dan berakhir hingga bayangan benda lebih tingga dua kali lipat dari bendanya.

Ketiga, waktu jawaz bila karahah atau boleh melaksanakan salat tanpa ada kemakruhan. Waktu ini ketika matahari mulai menguning.

Keempat, waktu jawaz makruh atau boleh melaksanakan salat tapi makruh. Waktu ini ketika waktu hanya tersisa dan cukup melaksanakan salat.

Kelima, waktu hurmah atau waktu haram. Waktu ini ketika waktu sudah tidak cukup melaksanakan salat.

Keenam, waktu darurat. Waktu ini ketika hanya tersisa waktu untuk takbiratul ihram saja.

Ketujuh, waktu uzur. Waktu ini adalah waktu Zuhur bagi orang yang melaksanakan salat Asar di waktu Zuhur karena melakukan jamak takdim.

Dari ketujuh bagian waktu ini, waktu fadilah adalah waktu terbaik dan paling utama untuk melaksanakan salat Asar. Waktu ini juga disebut awal waktu salat Asar, sementara sisanya disebut pertengahan waktu dan akhir waktu salat Asar.

Faidah mengetahui bagian waktu ini adalah agar seseorang bisa mendeteksi waktu ketika hendak melaksanakan salat. Dia sedang melaksanakan salat di waktu fadilah, ikhtiar, atau lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here