Ini Niat Mufaraqah dari Imam Ketika Shalat Berjamaah

0
39

BincangSyariah.Com – Menurut ulama Syafiiyah, hukum mufaraqah ada lima:

  1. Pertama, wajib jika imam melakukan hal-hal yang membatalkan shalat.
  2. Kedua, sunnah jika imam sengaja meninggalkan hal-hal yang sangat disunnahkan.
  3. Ketiga, mubah.
  4. Keempat, makruh jika tanpa ada udzur.
  5. Kelima haram.
baca juga: Hukum Mufaraqah dari Imam yang Tidak Disukai

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Habib Abdurrahman dalam kitab Bughyatu al-Mustarsyidiin berikut;

الْحَاصِلُ أَنَّ قَطْعَ الْقُدْوَةِ تَعْتَرِيْهِ اْلأَحْكَامُ الْخَمْسَةُ وَاجِباً كَأَنْ رَأَى إِمَامَهُ مُتَلَبِّسًا بِمُبْطِلٍ وَسُنَّةٍ لِتَرْكِ اْلإِمَامِ سُنَّةً مَقْصُوْدَةً وَمُبَاحًا كَأَنْ طَوَّلَ اْلإِمَامُ وَمَكْرُوْهاً مُفَوِّتاً لِفَضِيْلَةِ الْجَمَاعَةِ إِنْ كَانَ لِغَيْرِ عُذْرٍ وَحَرَاماً إِنْ تَوَقَّفَ الشِّعَارُ عَلَيْهِ أَوْ وَجَبَتِ الْجَمَاعَةُ كَالْجُمْعَةِ

Kesimpulannya bahwa memutus ikatan dengan imam memiliki lima hukum. Wajib, jika melihat imam melakukan perkara yang membatalkan shalat. Sunnah, karena imam meninggalkan perkara yang sangat disunnahkan. Mubah, jika imam memanjangkan shalat. Makruh dan bisa menggugurkan keutamaan berjemaah jika mufaraqah tanpa udzur. Haram, jika ada unsur syiar atau wajib berjamaah seperti shalat Jumat.

Sebelum makmum melakukan mufaraqah dari imam, dia harus melakukan niat mufaraqah dari imam ketika shalat berjamaah. Adapun niat mufaraqah dari imam ketika shalat berjamaah adalah sebagai berikut;

نَوَيْتُ مُفَارَقَةَ اْلِامَامِ|نَوَيْتُ اْلمُفَارَقَةَ مِنَ اْلِامَامِ وَصَلَّيْتُ مُنْفَرِدًا

Nawaitu mufaroqotal imam/nawaitul mufaroqata minal imam wa shollaitu munfaridan.

Aku berniat memisahkan diri dari imam dan aku shalat sendirian.

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here