Ini Dua Penyakit Lisan yang Jarang Disadari Orang

0
1686

BincangSyariah.Com – Betapa banyak nikmat yang telah Allah anugerahkan kepada umat manusia. Dan di antara nikmat terbesarnya adalah anugerah kemampuan untuk berbicara. Disebutkan dalam muqadimmah kitab Afatul Lisan fii Dhau’il Kitab was Sunnah bahwa lisan itu merupakan senjata yang mempunyai dua tepi. Apabila lisan itu digunakan dalam ketaatan kepada Allah seperti membaca al-Quran, melaksanakan perintah dan menjauhi larangan, dan menolong orang yang terzalimi maka hal tersebut merupakan bentuk syukur atas nikmat lisan ini.

Sedangkan jika lisan digunakan untuk mengikuti bisikan setan, memecah belah umat Islam, berbohong dan saksi palsu, menggunjing, mengadu domba, merusak harga diri orang lain dan hal-hal lain yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya maka ia kufur atas nikmat agung yang telah Allah berikan.

Di dalam kitab tersebut juga disebutkan bahwa terdapat dua penyakit lisan, yaitu penyakit berbicara dengan hal yang batil dan penyakit diam dari kebenaran.

وفي اللسان آفتان عظيمتان: 1. آفة الكلام بالباطل 2. آفة السكوت عن الحق. فالساكت عن الحق شيطان أخرس، عاص لله، مراء، مداهن، إذا لم يخف على نفسه القتل ونحوه. والمتكلم بالباطل شيطان ناطق، عاص لله. وأكثر البشر منحرف في كلامه وسكوته بين هذين النوعين. وأهل الوسط كفوا ألسنتهم عن الباطل، وأطلقوها فيما يعود عليهم نفعه.

Pada lisan ini ada dua penyakit yang besar. Pertama adalah penyakit berbicara yang batil. Kedua penyakit diam dari kebenaran. Orang yang diam atas suatu kebenaran sedang ia mampu maka ia adalah setan yang bisu, maksiat kepada Allah, munafik dan penjilat. Adapun orang yang berbicara dengan sesuatu yang tidak benar atau bathil maka ia adalah setan yang berbicara dan bermaksiat kepada Allah. Kebanyakan orang terkecoh dengan bicara dan diamnya dua golongan ini. Di antara dua golongan tersebut terdapat suatu golongan yang mampu menahan lisannya dari membicarakan suatu yang bathil dan hanya berbicara ketika hal itu bermanfaat.

Baca Juga :  Mengantuk di Waktu Salat, Apakah Salat Boleh Ditunda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here