Ini Dua Hal yang Disunahkan Ketika Takbir Salat Jenazah

0
564

BincangSyariah.Com – Salah satu rukun salat jenazah adalah melakukan takbir sebanyak empat kali. Jika kurang dari empat takbir, maka hukum salat jenazah yang kita lakukan tidak sah. Imam Nawawi dalam kitab Almajmu menyebut empat takbir dalam salat jenazah tersebut sebagai kewajiban, tidak boleh dikurangi apalagi ditinggalkan.

والتكبيرات الأربع واجبة

“Takbir sebanyak empat kali (dalam salat jenazah) hukumnya adalah wajib.”

Selain itu, ada dua hal yang disunahkan untuk dilakukan ketika melakukan takbir. Pertama, mengangkat kedua tangan. Setiap kita melakukan takbir dalam salat jenazah, kita disunahkan untuk mengangkat kedua tangan sebagaimana ketika takbiratul ihram dalam salat pada umumnya. Hal ini karena sahabat Nabi Saw. seperti Sayidina Umar bin Alkhatthab, Abdullah bin Umar dan Hasan bin Ali, selalu mengangkat kedua tangannya setiap kali melakukan takbir.

Bahkan suatu waktu, ketika sahabat Zaid bin Tsabit melihat seseorang mengangkat kedua tangan setiap kali melakukan takbir, beliau berkata;

أصاب السنة

“Dia telah melakukan perbuatan yang sesuai sunah.”

Kedua, menyaringkan suara ketika melakukan takbir. Setiap kali kita bertakbir dalam salat jenazah, kita disunahkan membacanya dengan suara nyaring, baik salat sendirian atau berposisi sebagai imam.

Kesunahan menyaringkan takbir ini telah disepakati oleh para ulama. Imam Nawawi menyebutkan dalam kitab Almajmu, bahwa hanya ada dua hal yang disunahkan untuk dibaca nyaring dalam salat jenazah, yaitu kalimat takbrir dan salam.

واتفقوا على أنه يجهر بالتكبيرات والسلام

“Para ulama telah sepakat bahwa seseorang disunahkan untuk menyaringkan suara setiap kali takbir dan salam.”

Baca Juga :  Rukun Salat Jenazah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here