Ini Dua Doa yang Sunah Dibaca setelah Takbir Keempat Salat Jenazah

4
14369

BincangSyariah.Com – Pada dasarnya, doa setelah takbir keempat hukumnya adalah sunah. Karena itu, salat jenazah tetap sah meski meninggalkan doa. Namun, diutamakan untuk berdoa agar salat jenazah yang kita lakukan semakin sempurna.

Dalam kitab Almajmu, Imam Nawawi menyebutkan tentang kesunahan doa setelah takbir keempat ini. Beliau berkata;

واتفق الأصحاب على أنه لا يجب فيها ذكر ، وقطع الجمهور في جميع طرقهم باستحباب الذكر فيها

“Ulama Syafiiyah sepakat bahwa tidak wajib zikir (doa) setelah takbir keempat. Kebanyakan ulama menegaskan dalam semua riwayatnya tentang kesunahan zikir (doa) setelah takbir keempat.”

Kesunahan berdoa setelah takbir keempat ini didasarkan pada hadis riwayat Imam Albaihaqi dan Imam Alhakim dalam kitab Almustadrak berikut;

أن عبد الله ابن أبي أوفى أنه – رضي الله عنه – أَنه كبر عَلَى جَنَازَة ابْنة لَهُ أَربع تَكْبِيرَات، فَقَامَ بعد الرَّابِعَة كَقدْر مَا بَين التكبيرتين، يسْتَغْفر لَهَا وَيَدْعُو. ثمَّ قَالَ: كَانَ رَسُول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم َ يصنع هَكَذَا

“Sesungguhnya Abdullah bin Abi Aufa bertakbir untuk jenazah anak perempuannya. Setelah takbir yang keempat, beliau berdiri  seperti di antara dua takbir (sebelumnya) untuk memohonkan ampunan dan berdoa untuknya. Kemudian setelah itu beliau mengatakan, “Biasanya Rasulullah saw. melaksanakan seperti ini.”

Terdapat dua macam doa yang disunahkan setelah takbir keempat.

Pertama, doa sebagai berikut;

اللهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Allahumma la tahrimna ajrahu wala taftinna ba’dahu waghfirlana wa lahu

“Ya Allah, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepada kami (Janganlah engkau meluputkan kami akan pahalanya), dan janganlah engkau memberi kami fitnah sepeninggalnya dan ampunilah kami dan dia.

Kedua, doa sebagai berikut;

Baca Juga :  Dalam Salat Jenazah, Sebaiknya Alfatihah Dibaca Pelan atau Keras?

اَللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Allahumma atina fiddun-ya hasanatan wafil akhirati hasanatan waqina ‘azabannar.

“Ya Allah, berikanlah kepada kami di dunia kebaikan, dan di akhirat kebaikan, dan peliharalah kami dari siksa api neraka.”

4 KOMENTAR

  1. Waktu tdk dpt di putar lgi, kita hanya bsa memperbaiki shalat kita sebaik mngkin kecuali menstruasi dlam keadaan bulan suci ramadhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here