Ini Cara Agar Selalu Ditemani Malaikat dalam Perjalanan

0
2740

BincangSyariah.Com – Kita tidak akan pernah lepas dari sesuatu yang namanya berpergian, baik jauh maupun dekat. Ada banyak perjalanan yang perlu dilakukan dalam setiap waktunya. Perjalanan yang entah menggunakan sepeda motor, mobil, kapal, ataupun pesawat, semuanya mengharapkan selamat hingga tujuan. Risiko kecelakann itu sering menghantui siapa saja yang melakukan perjalanan, namun kita bisa meminta pertolongan pada Allah dan memasrahkan kepada-Nya.

Islam telah mengatur semuanya, bahkan hingga melakukan perjalanan. Ada banyak amalan yang diajarkan dalam Islam yang bersumber pada Al Qur’an dan juga hadis Nabi Muhammad.  Tradisi membaca doa sebelum melakukan perjalanan sebaiknya diterapkan diberbagai transportasi umum. Tidak usaha risau dengan perbedaan cara yang ada, biarkan perbedaan itu menyala dengan keyakinan masing masing.  Salah satu pesan Nabi adalah hadis dari Uqbah bin Amir ra. Rasulullah saw. bersabda,

ما من راكب يخلو في مسيره بالله وذكره، إلا كان رِدفه مَلَكٌ، ولا يخلو بشعرٍ ونحوه إلا كان رِدفه شيطانٌ

“Tidaklah seorang pengendara dalam perjalanannya karena Allah dan disertai dengan dzikir, kecuali malaikatlah yang menjadi teman perjalannya. Dan tidaklah ada pengendara yang dalam perjalanannya disertai dengan Sya’ir (nyanyian) dan semisalnya (termasuk musik), kecuali setanlah yang menjadi teman perjalannya.” (HR. Al-Thabrani)

Perjalanan yang ditemani oleh malaikat tentu akan menjadi perjalanan dipenuhi keberkahan dan diliputi keselamatan. Dengan demikian perjalanan tersebut akan selamat sampai tujuan. Mempebanyak dzikir tidak hanya dianjurkan saat usai mengerjakan shalat saja, melainkan juga saat melakukan perjalanan. Dzikir yang dilakukan dalam perjalanan akan menjadi penjaga hingga tiba di tujuan. Sebab dzikir dapat mengusir setan dan melindungi orang yang berdzikir darinya, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

وَآمُرُكُمْ أَنْ تَذْكُرُوا اللَّهَ فَإِنَّ مَثَلَ ذَلِكَ كَمَثَلِ رَجُلٍ خَرَجَ الْعَدُوُّ فِي أَثَرِهِ سِرَاعًا حَتَّى إِذَا أَتَى عَلَى حِصْنٍ حَصِينٍ فَأَحْرَزَ نَفْسَهُ مِنْهُمْ كَذَلِكَ الْعَبْدُ لَا يُحْرِزُ نَفْسَهُ مِنْ الشَّيْطَانِ إِلَّا بِذِكْرِ اللَّهِ

Baca Juga :  Keutamaan Berzikir kepada Allah

Dan Aku memerintahkan kalian untuk banyak berdzikir kepada Allah. Permisalannya itu, seperti seseorang yang dikejar-kejar musuh, lalu ia mendatangi benteng yang kokoh dan berlindung di dalamnya. Demikianlah seorang hamba, tidak dapat melindungi dirinya dari setan, kecuali dengan dzikir kepada Allah (HR. Ahmad)

Dengan demikian, perjalanan yang terus ditemani para malaikat adalah perjalanan yang disertai dzikir di dalamnya. Malaikat yang menemani akan menghadirkan keberkahan tersendiri, yang tentunya tidak sama dengan perjalanan yang tidak dibarengin dengan dzikir di dalamnya. Menjadikan dzikir sebagai teman dalam perjalanan bisa dijadikan kebiasaan yang baik untuk setiap orang. Semoga kita bisa mendawamkannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here