Ini Alasan Shalat Sunnah Boleh Dilaksanakan Sambil Duduk

1
334

BincangSyariah.Com – Dalam kitab-kitab fiqih disebutkan bahwa berdiri dalam shalat wajib termasuk bagian dari rukun shalat. Tidak sah melaksanakan shalat wajib sambil duduk jika masih mampu berdiri. Namun dalam shalat sunnah, berdiri tidak wajib. Shalat sunnah tetap dinilai sah dilaksanakan sambil duduk meskipun masih mampu berdiri. Sebenarnya, apa alasan shalat sunnah boleh dilaksanakan sambil berdiri?

Para ulama sudah membahas dalam kitab-kitab mereka mengenai kebolehan melaksanakan shalat sunnah sambil duduk, bahkan sambil berbaring. Di antaranya adalah Syaikh Zainuddin Al-Malibari dalam kitab Fathul Mu’in. Beliau berkata sebagai berikut;

فيجوز له أن يصلي النفل قاعدا ومضطجعا مع القدرة على القيام أو القعود، ويلزم المضطجع القعود للركوع والسجود

Shalat sunnah sambil duduk dan berbaring dibolehkan walaupun mampu berdiri dan duduk. Akan tetapi, bagi orang yang berbaring diharuskan duduk ketika rukuk dan sujud.

Dalil yang dijadikan dasar kebolehan melakukan shalat sunnah sambil duduk adalah hadis riwayat Imam Muslim dari Sayidah Aisyah, dia berkata;

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي جَالِسًا، فَيَقْرَأُ وَهُوَ جَالِسٌ، فَإِذَا بَقِيَ مِنْ قِرَاءَتِهِ نَحْوٌ مِنْ ثَلاَثِينَ – أَوْ أَرْبَعِينَ – آيَةً قَامَ فَقَرَأَهَا وَهُوَ قَائِمٌ، ثُمَّ يَرْكَعُ، ثُمَّ سَجَدَ

Sesungguhnya Rasulullah Saw shalat sambil duduk. Kemudian beliau membaca Al-Quran sambil duduk. Ketika yang beliau baca kira-kira tinggal tiga puluh atau empat puluh ayat, beliau berdiri. Lalu beliau melanjutkan bacaan shalat sambil berdiri. Kemudian beliau rukuk dan sujud.

Selain itu, para ulama menjelaskan bahwa alasan shalat sunnah boleh dilaksanakan sambil duduk adalah karena shalat sunnah termasuk perbuatan ibadah yang dianjurkan untuk dikerjakan terus menerus dalam jumlah yang banyak. Karena itu, jika diwajibkan berdiri dalam shalat sunnah, maka hal itu akan menyebabkan kepayahan sehingga nantinya banyak shalat sunnah yang ditinggalkan.

Baca Juga :  Keutamaan Menunggu Shalat Ashar di Masjid Setelah Shalat Jumat

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut;

يجوز التطوع قاعدا مع القدرة على القيام لان التطوع خير دائم فلو الزمناه القيام يتعذر عليه ادامة هذا الخير

Boleh melaksanakan shalat sunnah sambil duduk meskipun masih mampu berdiri. Hal ini karena shalat sunnah adalah kebaikan yang terus menerus sehingga jika kami mewajibkan berdiri dalam shalat sunnah, maka hal itu bisa jadi sebab terjadinya udzur untuk melanggengkan kebaikan ini.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here