Ini Alasan Mengapa Rasulullah Senang Umatnya Menikah

2
1713

BincangSyariah.Com – Menikah adalah merangkai ikatan lahir dan bathin antara seseorang wanita dan seorang pria yang nantinya akan berperan sebagai suami dan istri untuk membentuk rumah tangga atau keluarga yang bahagia dan kekal hingga akhir hayat berdasarkan ketentuan Tuhan yang maha Esa. Menikah juga jadi salah satu sunnah yang dianjurkan, karena bisa meredam kemaksiatan dan godaan dalam sebuah kehidupan.

Namun sebagian dari manusia ada yang memiliki kecenderungan takut menikah, mungkin dengan berbagai alasan dari masalah tanggung jawab, keuangan sampai keterkatan. Semua faktor itu dianggapnya sebagai pembelenggu kemerdekaan. Jika hidup sendiri saja bisa hidup tenang dan beribadah dengan taat, lantas kenapa harus menikah dan membangun rumah tangga yang seringnya akan mengalami banyak permasalahan, seperti perceraian, kekerasan, pelecehan, dan perselingkuhan. Manusia golongan inilah yang sering disebut dengan gamophobia.

Dalam Islam, Allah telah menggariskan bahwa segala sesuatu, yang termasuk makhluk hidup dan makhluk mati, itu diciptakan secara berpasangan. QS Az Zariyat; 49 menyebutkan:

وَمِن كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.

Ibnu Katsir memaparkan bahwa kekuasan Allah bisa menjadikan semua makhluknya berpasangan untuk saling melengkapi, agar kamu mengetahui dengan yain bahwa Tuhan yang menciptakan semuanya itu adalah Esa, tidak ada sekutu bagi Nya. Maka bersegeralah kembali kepada (taat) Allah.

Bumi dan langit, malam dan siang, matahari dan rembulan, daratan dan lautan, terag dan gelap, iman dan kafir, mati dan hidup, surga dan neraka, serta ada suami dan istri. Berpasangan seperti itu merupakan aturan indah dari sang pencipta. Jika ada gamophobia yang berfikiran bahwa menikah itu hanya membuat stress dan merepotkan, percayalah dengan menikah itu justru menyehatkan dan telah memelihara sebagian agamnya.

Baca Juga :  Anjuran Bergembira Menyambut Bulan Ramadan

Bukankah dengan menikah, makhluk hidup bisa berkembang biak dan memperbanyak keturunannya? Menikah adalah salah satu ciri makhluk hidup. Menikah tidak melulu tentang kekurangan dan kekerasan. Jika dijalani dengan pasangan yang baik dan mengikuti aturan agama, maka menikah lebih menyenangkan dibandingkan menjomblo sendiri.

Rasulullah juga menganjurkan umatnya untuk menikah, sebab dengan menikah maka jumlah umat Rasulullah akan terus bertambah dan bisa dibanggakan di akhirat kelak. Sebagaimana hadis dari Anas bin Malik dibawah ini:

كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَأْمُرُ بِالْبَاءَةِ , وَيَنْهَى عَنِ التَّبَتُّلِ نَهْيًا شَدِيدًا , وَيَقُولُ : تَزَوَّجُوا اَلْوَدُودَ اَلْوَلُودَ إِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ اَلْأَنْبِيَاءَ يَوْمَ اَلْقِيَامَةِ )  رَوَاهُ أَحْمَدُ , وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ

Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan kami berkeluarga dan sangat melarang kami membujang. Beliau bersabda: “Nikahilah perempuan yang subur dan penyayang, sebab dengan jumlahmu yang banyak aku akan berbangga di hadapan para Nabi pada hari kiamat.” Riwayat Ahmad. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here