Ini 9 Hal yang Makruh Dilakukan Saat Tawaf

0
8

BincangSyariah.Com – Tawaf merupakan salah satu rukun haji dan umrah. Haji dan umrah dinilai tidak sah tanpa melakukan tawaf. Selain ada hal-hal yang harus dan sunnah dilakukan saat tawaf, juga ada hal-hal yang haram dan makruh dilakukan. Dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah disebutkan bahwa ada 9 hal yang makruh dilakukan saat tawaf.

Pertama, mengeraskan suara ketika membaca dzikir, berdoa dan membaca Al-Qur’an saat tawaf sehingga mengganggu orang lain di sekitarnya yang sedang melakukan tawaf. Kedua, berbicara tanpa ada kebutuhan saat tawaf. Meski berbicara dibolehkan, namun hal itu sebaiknya dilakukan ketika dalam keadaan butuh saja. Ini berdasarkan perkataan Abdullah Ibnu Umar berikut;

أقلّوا الكلام فإنّما أنتم في صلاة

Sedikitkanlah berbicara (saat tawaf) karena kalian sama seperti di dalam shalat.

Ketiga, melantunkan sya’ir yang bukan bagian dari dzikir dan bukan pula pujian pada Allah.

Keempat, meninggalkan sunnah-sunnah tawaf.

Kelima, mengerjakan lebih dari satu tawaf tanpa dipisah dengan shalat sunnah tawaf. Jika seseorang hendak melakukan tawaf lebih dari sekali, maka dia dianjurkan untuk memisah antara tawaf pertama dan tawaf berikutnya dengan melaksanakan shalat sunnah tawaf.

Keenam, menahan-nahan kencing dan BAB, atau menahan diri di saat sangat lapar. Menahan kencing, menahan BAB, dan menahan lapar saat tawaf hukumnya adalah makruh, sebagaimana hal itu juga dimakruhkan saat melaksanakan shalat, karena bisa menghilangkan konsentrasi dalam beribadah.

Ketujuh, makan saat tawaf. Adapun minum, menurut ulama Syafiiyah hukumnya makruh, sementara menurut Imam Syafii tidak makruh. Meski demikian, Imam Syafii tetap menganjurkan untuk tidak minum saat tawaf sebagi bentu adab. Imam Syafii berkata sebagai berikut;

لا بأس بشرب الماء في الطّواف ولا أكرهه ، بمعنى المأثم ، لكنّي أحبّ تركه ، لأنّ تركه أحسن في الأدب

Tidak mengapa minum ketika tawaf. Aku sendiri tidak memakruhkannya. Artinya, aku tidak katakan bahwa melakukan itu jadi berdosa. Akan tetapi aku lebih suka meninggalkannya. Karena meninggalkan minum ketika tawaf lebih beradab.

Kedelapan, menutup mulut dengan tangan kecuali dibutuhkan, seperti ketika menguap.

Kesembilan, menyela-nyela jari, sebagaimana hal ini dimakruhkan pula dalam shalat.

Itulah 9 hal yang makruh kita lakukan saat sedang melaksanakan tawaf.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here