Ingin Mandi Junub, Ini Tata Caranya

0
1899

BincangSyariah.Com – Mandi wajib atau mandi junub di dalam kitab-kitab fiqih disebut sebagi al-ghaslu, yang artinya secara bahasa adalah mengalirkan air pada sesuatu. Menurut istilah, al-ghaslu atau mandi wajib adalah menuangkan air ke seluruh tubuh dengan ketentuan dan tata-cara tertentu dalam rangka untuk menghilangkan hadas besar. Mandi wajib bertujuan untuk membersihkan tubuh dari najis dan kotoran dan mensucikan diri dari hadas besar.

Mandi wajib harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh syariat. Abu Syuja’ menyebutkan tiga ketentuan atau rukun dalam melakukan mandi wajib.

Pertama, Niat. Maksudnya kesengajaan dalam hati melakukan mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar. Niat diungkapakan dalam hati, namun dianjurkan juga melafalkan dengan lisan. Lafal niat tersebut adalah;

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar, wajib karena Allah ta’ala”.

Niat harus diungkapkan bersamaan dengan air pertama kali dituangkan ke salah satu anggota tubuh, baik tubuh bagian atas atau bawah.

Kedua; sebelum memulai mandi wajib, terlebih dahulu harus membersihkan najis yang menempel di tubuh, baik najis hukmiyah maupun ainiyah. Tentu rukun kedua ini dilakukan apabila najis tersebut ada di tubuh sehingga butuh dibersihkan terlebih dahulu.

Ketiga; menuangkan air ke seluruh bagian anggota tubuh hingga merata, tak terkecuali rambut dan bulu-bulunya, tebal maupun tipis. Bagian anggota tubuh yang berambut atau berbulu, air harus sampai pada bagian kulit dalam dan pangkal rambut atau bulu tersebut.

Dalam kitab Bidayah al-Hidayah, Imam al-Ghazali menyebut ketiga rukun tersebut, ditambah dengan tata cara yang sunah dilakukan pada saat mandi wajib, sebagai adab al-Ghusli. Alias tata-krama mandi wajib. Imam al-Ghazali menyebut beberapa tahapan dalam tata cara mandi wajib secara rinci sebagai berikut.

Pertama, mengambil air kemudian membasuh tangan tiga kali. Sekaligus juga menghilangkan kotoran yang menempel di badan

Kedua, berwudhu sebagaimana berwudhu untuk melaksanakan shalat. Kemudian membasuh kedua telapak kaki.

Ketiga, memulai mandi wajib dengan menyiram kepala dengan air tiga kali, disertai dengan niat menghilangkan hadas besar. Kemudian dilanjutkan dengan menyiram air ke tubuh sebelah kanan tiga kali, tubuh sebelah kiri tiga kali, tubuh sebelah depan dan belakang tiga kali. Juga mengalirkan air pada lipatan-lipatan tubuh dan bagian-bagian tumbuhnya rambut dan bulu, baik tebal maupun tipis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here