Ikutilah Ramadanmu dengan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

0
135

BincangSyariah.Com – Imam Izzuddin bin Abdissalam di dalam kitabnya Maqashidus Shaum bab ketujuh menerangkan tentang ittiba’u Ramadhan bi sittin min Syawwal atau mengikuti Ramadan dengan (puasa) enam hari dari bulan Syawal.

Adapun dalil anjuran berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh di bulan Ramadan adalah hadis Nabi saw. sebagai berikut.

عَنْ أَبِى أَيُّوبَ الأَنْصَارِىِّ – رضى الله عنه – أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ ». رواه مسلم.

Dari Abi Ayyub Al-Anshari r.a., bahwasannya Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan berpuasa enam hari dari bulan Syawal maka ia seperti puasa setahun.” H.R. Muslim

Imam Izzuddin menerangkan bahwa maksud dari seperti puasa setahun penuh adalah karena satu kebaikan itu (pahalanya) sepuluh. Maka setiap harinya itu sama dengan sepuluh hari.

Oleh karena kita berpuasa selama bulan Ramadan satu bulan penuh alias 30 hari maka dikalikan sepuluh sama dengan 300. Dan ditambah dengan enam hari berpuasa di bulan Syawal sama dengan 60. Jadi, jumlahnya ada 360 yang sama dengan jumlah hari selama satu tahun. Demikianlah rahasia mengapa orang yang puasa di bulan Ramadan 30 hari kemudian ditambah dengan puasa enam hari di bulan Syawal seperti puasa selama satu tahun. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Baca Juga :  Kapan Hari Terbaik Memotong Kuku?


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here