Hukum Tidak Membaca Tasbih Saat Rukuk

0
5952

BincangSyariah.Com – Rukuk adalah salah satu rukun salat yang tidak boleh ditinggalkan. Saat melakukan rukuk kita disunahkan membaca tasbih minimal “Subhana rabbiyal adzimi wa bihamdih.” Lalu bagaimana hukum tidak membaca tasbih saat rukuk? Apakah boleh? Jika lupa, haruskah menggantinya dengan sujud sahwi?

Terkait hal ini, imam Nawawi di dalam kitabnya Al-Adzkar (1/41) telah menjelaskan sebagaimana berikut.

واعلم أن الذكر في الركوع سنة عندنا، وعند جماهير العلماء، فلو تركه عمدا أو سهوا لا تبطل صلاته، ولا يأثم، ولا يسجد للسهو.

Ketahuilah bahwa zikir di dalam rukuk adalah sunnah menurut kita (mazhab Syafi’i), dan menurut mayoritas ulama. Oleh karena itu, jika seseorang meninggalkannya (tidak membaca zikir/tasbih saat rukuk) baik dengan sengaja atau karena lupa, maka salatnya tidak batal, tidak berdosa, dan tidak perlu (menggantinya dengan) sujud sahwi.

Dengan demikian, maka hukum tidak membaca tasbih saat rukuk adalah makruh. Hal ini disebabkan karena sunnahnya adalah membacanya. Tetapi jika tidak membacanya, maka salatnya tidak batal dan tidak berdosa. Hanya saja sangat disayangkan jika tidak membacanya, karena dapat menambah pahala baginya. Dan bagi yang tidak membacanya karena lupa, maka ia pun tidak perlu menggantinya dengan sujud sahwi. Hal ini disebabkan karena tasbih di dalam rukuk bukanlah termasuk sunnah ab’ad salat. Hukum ini pun berlaku juga untuk seluruh bacaan tasbih yang termasuk sunnah haiat shalat (baca di sini), baik di dalam iktidal, sujud, maupun duduk di antara dua sujud. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Baca Juga :  Sahkah Salat Makmum yang Mengikuti Gerakan Imam Lewat Audio Visual?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here