Hukum Salat Tahiyatul Masjid ketika Khutbah  sedang Berlangsung

1
318

BincangSyariah.Com – Syaikh Daqiq al-‘Id berkata dalam kitab Ihkamul Ahkam bahwa para ahli fikih berbeda pendapat tentang orang yang memasuki masjid saat khatib sedang berkhutbah Jumat. Apakah baginya dianjurkan melaksanakan salat Tahiyatul Masjid dua rakaat pada waktu itu ataukah tidak perlu?

عن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما قال: جاء رجل والنبي صلى الله عليه وسلم يخطب الناس يوم الجمعة فقال: “صليت يا فلان؟”, قال: لا قال: “قم فاركع ركعتين”

Dari sahabat Jabir bin Abdullah ra berkata, “ada seorang lelaki datang dan Rasulullah sedang berkhtubah terhadap orang-orang pada hari Jumat, Rasul berkata, ‘ Wahai kisanak, apakah kau telah salat?’ Orang itu menjawab, ‘belum.’ ‘Berdirilah lalu salatlah dua rakaat,’ kata Rasul lagi.” (HR. Bukhari & Muslim)

Berdasarkan hadis di atas Imam Syafi’I, Imam Ahmad dan mayoritas ahli hadis berpendapat bahwa seyogyanya orang yang hadir ke masjid tetap melakukan salat Tahiyatul Masjid meskipun khutbah sedang berlangsung pada waktu itu.

Karena hal tersebut merupakan adab dan etika yang dianjurkan bagi setiap Muslim serta termasuk salah satu ibadah yang disunnahkan saat memasuki masjid bahkan meskipun saat itu sedang berlangsung khutbah Jumat. Sebagaimana telah dijelaskan dalam hadis berikut.

قال صلى الله عليه وسلم: “إذا جاء أحدكم يوم الجمعة والإمام يخطب فليركع ركعتين وليتجوز فيهما”

Rasulullah saw. bersabda,” Jika salah seorang dari kalian datang ke masjid dan Imam sedang berkhutbah maka hendaknya dia salat dua rakaat dengan ringan/cepat. (HR. Bukhari & Muslim)

Adapun Imam Malik dan Imam Abu Hanifah berpendapat tidak perlu melakukan dua rakaat sunnah salat Tahiyatul Masjid, jika saat itu khutbah berlangsung lebih baik duduk diam mendengarkan khutbah. Keduanya berdalil dengan hadis berikut

Baca Juga :  Hukum Menunda Penguburan Jenazah

قال صلى الله عليه وسلم: “إذا قلت لصاحبك والإمام يخطب يوم الجمعة: أنصت فقد لغوت

Rasulullah besabda, “Jika kau berkata kepada temanmu dan imam sedang berkhutbah hari Jumat, ‘diamlah’ sesungguhnya kau telah melakukan kesia-siaan.” (HR. Bukhari & Muslim)

Menurut mereka berdasarkan hadis ini, menyuruh diam saja termasuk kesia-siaan padahal yang dilakukan adalah mengingatkan tehadap kebaikan dan meninggalkan keburukan, sehingga pada saat itu diberikan uzur untuk tidak salat Tahiyatul Masjid untuk mendengarkan khutbah jumat karena salat dua rakaat lebih lama dari pada sekedar berkata “anshit”, atau “diamlah.”

1 KOMENTAR

  1. Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
    Mau nanya :
    Apa hukumnya kalau maaf (kalau seorang non muslim) menyapa assalamualaikum kepada muslim
    Terimakasih
    Wassalamualaikum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here