Hukum Salat Sunah Malam Pengantin

1
1134

BincangSyariah.Com – Bagaimana hukum salat sunah malam pengantin dan seperti apa niatnya?

Ketika laki-laki dan perempuan sudah sah menjadi suami istri, maka pada malam pertama mereka berdua disunahkan untuk melaksanakan salat sunah pengantin terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan badan. Salat sunah pengantin pada malam pertama ini disebut dengan salat sunah zifaf dan jumlah rakaatnya sebanyak dua rakaat.

Dalam kitab Nihayatuz Zain, Imam Nawawi menegaskan bahwa salat sunah zifaf ini sunah dilakukan oleh suami dan istri pada malam pertama pengantin. Beliau mengatakan sebagai berikut;

ومنه ركعتا الزفاف تسن هذه الصلاة لكل من الزوج والزوجة ينوي بها سنة الزفاف .

“Bagian dari salat sunah adalah dua rakaat zifaf. Salat ini disunahkan bagi suami dan istri dengan niat melakukan salat sunah zifaf.”

Salah satu dalil yang dijadikan dasar oleh ulama atas kesunahan salat ini adalah hadis riwayat Ibnu Abi Syaibah dalam kitabnya Almushannaf, dari Abu Sa’id budak Abu Usaid, dia berkata;

ﺗﺰﻭﺟﺖ ﻭﺃﻧﺎ ﻣﻤﻠﻮﻙ ﻓﺪﻋﻮﺕ ﻧﻔﺮﺍ ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻴﻬﻢ ﺍﺑﻦ ﻣﺴﻌﻮﺩ ﻭﺃﺑﻮ ﺫﺭ ﻭﺣﺬﻳﻔﺔ ﻗﺎﻝ: ﻭﺃﻗﻴﻤﺖ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻗﺎﻝ: ﻓﺬﻫﺐ ﺃﺑﻮ ﺫﺭ ﻟﻴﺘﻘﺪﻡ ﻓﻘﺎﻟﻮﺍ: ﺇﻟﻴﻚ، ﻗﺎﻝ:ﺃﻭ ﻛﺬﻟﻚ؟ ﻗﺎﻟﻮﺍ: ﻧﻌﻢ! ﻗﺎﻝ: ﻓﺘﻘﺪﻣﺖ ﺇﻟﻴﻬﻢ ﻭﺃﻧﺎ ﻋﺒﺪﻣﻤﻠﻮﻙ ﻭﻋﻠﻤﻮﻧﻲ ﻓﻘﺎﻟﻮﺍ: ﺇﺫﺍ ﺃﺩﺧﻞ ﻋﻠﻴﻚ ﺃﻫﻠﻚ ﻓﺼﻞﻋﻠﻴﻚ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﺛﻢ ﺳﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻣﻦ ﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﺩﺧﻞﻋﻠﻴﻚ ﻭﺗﻌﻮﺫ ﺑﻪ ﻣﻦ ﺷﺮﻩ ﺛﻢ ﺷﺄﻧﻚ ﻭﺷﺄﻥ ﺃﻫﻠﻚ.

“Saya menikah ketika masih menjadi hamba sahaya, lalu saya mengundang sekelompok sahabat Rasulullah saw. Di antaranya adalah Ibnu Mas’ud, Abu Zar dan Huzaifah. Abu Sa’id berkata, ‘Lalu dikumandangkan iqamat untuk salat. Abu Zar kemudian berangkat untuk maju ke depan, para sahabat lainnya kemudian berkata, ‘Kamu juga ikut.’ Abu Said berkata, ‘Apakah harus demikian?’ Mereka menjawab, ‘Ya.’ Aku lalu maju ke depan sementara aku saat itu masih seorang budak. Mereka mengajariku dan mereka berkata, ‘Apabila kamu hendak menggauli istrimu, maka salatlah terlebih dahulu dua rakaat, kemudian berdoalah kepada Allah untuk kebaikan apa yang telah kamu gauli, juga berlindunglah kepada Allah dari kejahatannya dan kejahatan dirimu juga diri keluargamu.’”

Baca Juga :  Hukum Wudu Sambil Bicara

Adapun lafal niatnya adalah sebagai berikut;

أُصَـلِّىْ سُنَّةَ لَيْلَةِ الزِّفَافِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّـهِ تَعَالَى

Usholli sunnata lailatiz zifaf rok’ataini lillahi ta’ala

“Saya salat sunah malam pengantin dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Kemudian setelah salat disunahkan membaca doa berikut;

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲ ﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ، ﻭَﺧَﻴْﺮَ ﻣَﺎ ﺟَﺒَﻠْﺘَﻬَﺎﻋَﻠَﻴْﻪِ ، ﻭَﺃَﻋُﻮﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّﻫَﺎ ﻭَﺷَﺮِّ ﻣَﺎ ﺟَﺒَﻠْﺘَﻬَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻪ

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikannya (istri) dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan padanya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatannya dan kejahatan apa yang Engkau ciptakan padanya.”

1 KOMENTAR

  1. أُصَـلِّىْ سُنَّةَ لَيْلَةِ الزِّفَافِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّـهِ تَعَالَى
    Usholli sunnataz zifaf rok’ataini lillahi ta’ala
    Saya yang salah baca atau dari pihak penulis yang salah tulis ya? Maaf, saya masih baru belajar, kalau salah tolong dikoreksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here