Hukum Menziarahi Kuburan Orangtua Sebelum Berangkat Haji dan Umrah

1
44

BincangSyariah.Com – Di antara kebiasaan masyarakat Indonesia ketika hendak berangkat melaksanakan ibadah haji dan umrah adalah menziarahi kuburan orangtua. Dalam Islam, bagaimana hukum menziarahi kuburan orangtua sebelum berangkat haji dan ibadah umrah ini?

Dalam Islam, ziarah kubur termasuk perkara yang sangat dianjurkan. Hal ini karena dengan ziarah kubur, kita diharapkan agar menjadi lebih baik dan sadar bahwa kita juga akan mati suatu saat nanti. Sehingga melalui kesadaran tersebut kita akan tergerak untuk mempersiapkan amal baik sebagai bekal di kehidupan setelah kematian.

Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Ahmad, bahwa Rasulullah Saw bersabda;

إِنِّي كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمِ الْآخِرَةَ

Dulu aku melarang kalian untuk ziarah kubur. Sekarang lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur mengingatkan kalian akan akhirat.

Pada prinsipnya, ziarah kubur boleh dilakukan kapan pun tanpa terikat waktu dan momen tertentu. Hanya saja, pada waktu-waktu dan momen-momen khusus lebih dianjurkan lagi untuk melakukan ziarah kubur, seperti saat lebaran Iduladha dan Idulfitri, juga malam dan hari Jumat. Pada waktu-waktu tersebut, kita sangat dianjurkan untuk ziarah kubur, terutama ziarah ke kuburan orangtua.

Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Al-Thabrani, bahwa Rasulullah Saw bersabda;

مَنْ زَارَ قَبْرَ أَبَوَيْهِ أَوْ أَحَدَهُمَا فِيْ كُلِّ جُمُعَةٍ غُفَرَ لَهُ ، وَكُتِبَ بَرًّا

Barangsiapa menziarahi kuburan kedua orangtuanya atau salah satunya setiap Jumat, maka dia diampuni dosanya dan dicatat sebagai anak yang berbakti.

Begitu juga ketika kita hendak pergi menunaikan ibadah haji, atau hendak meninggalkan kampung halaman, kita dianjurkan untuk menziarahi kuburan orangtua kita. Dengan menziarahi kuburan kedua orangtua kita, kita telah menunaikan kewajiban sebagai anak kepada orangtua kita, yaitu mendoakan keselamatan bagi mereka di alam kubur.

Berdasarkan hadis di atas, ketika kita menziarahi kuburan orangtua kita, baik ketika hendak pergi melaksanakan ibadah haji dan umrah, atau lainnya, terutama di hari Jumat,  maka Allah akan mencatat kita sebagai anak yang berbakti. Wallahu a’lam bis shawab.

100%

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here