Hukum Menyembelih Hewan Kurban Sebelum Shalat Idul Adha Dilaksanakan

0
868

BincangSyariah.Com – Dalam kitab Almufashshal fi Ahkamil Udhiyah disebutkan, para ulama telah sepakat bahwa menyembelih hewan kurban sebelum salat Idul Adha dilaksanakan hukumnya tidak sah dan dinilai bukan sembelihan hewan kurban, namun dinilai sembelihan biasa yang tidak memiliki pahala ibadah kurban.

Terdapat beberapa hadis yang dijadikan dasar oleh para ulama terkait ketidakbolehan menyembelih hewan kurban sebelum salat Idul Adha dilaksanakan. Di antaranya adalah hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Jundub;

عَنْ جُنْدَب أَنَّهُ شَهِدَ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – يَوْمَ النَّحْرِ صَلَّى ثُمَّ خَطَبَ فَقَالَ مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ فَلْيَذْبَحْ مَكَانَهَا أُخْرَى ، وَمَنْ لَمْ يَذْبَحْ فَلْيَذْبَحْ بِاسْمِ اللَّهِ

“Dari Jundab, ia menyaksikan Nabi Saw. pada hari Idul Adha melaksanakan salat, lalu beliau berkhutbah dan bersabda; ‘Barangsiapa yang menyembelih sebelum melaksankan salat Idul Adha, maka hendaklah dia mengulanginya. Dan yang belum menyembelih, maka hendaklah dia menyembelih dengan menyebut ‘bismillah’.”

Dalam hadis lain disebutkan, sembelihan hewan kurban hendaknya dilakukan setelah salat Idul Adha dilaksanakan. Jika disembelih sebelum salat Idul Adha, maka hukumnya tidak sah dan dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban lain. Hadis tersebut diriwayatkan Imam Bukhari dari Anas bin Malik, dia berkata bahwa Nabi Saw. bersabda;

مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَإِنَّمَا ذَبَحَ لِنَفْسِهِ ، وَمَنْ ذَبَحَ بَعْدَ الصَّلاَةِ فَقَدْ تَمَّ نُسُكُهُ ، وَأَصَابَ سُنَّةَ الْمُسْلِمِينَ.

“Barangsiapa yang menyembelih hewan kurban sebelum salat Idul Adha, maka dia berarti menyembelih untuk dirinya sendiri. Barangsiapa yang menyembelih setelah salat Idul Adha, maka dia telah menyempurnakan manasiknya dan ia telah melakukan sunah kaum muslimin.”

Juga disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, Nabi Saw. bersabda;

Baca Juga :  Tingkatan Orang yang Berpuasa

مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَلْيُعِدْ

“Barangsiapa yang menyembelih hewan kurban sebelum salat Idul Adha, maka hendaknya dia mengulanginya kembali.”

Melalui beberapa hadis di atas, para ulama sepakat bahwa hewan kurban yang disembelih sebelum salat Idul Adha dilaksanakan, maka hukumnya tidak sah dan dianjurkan menyembelih hewan kurban yang lain jika kurbannya adalah kurban tathawwu’ atau sunah. Namun jika kurbannya adalah kurban wajib, maka wajib berkurban kembali dengan hewan kurban yang berbeda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here