Hukum Menunda Salat Wajib karena Hadiri Perkuliahan

0
987

BincangSyariah.Com – Salat wajib memang tidak boleh ditinggalkan, harus dilakukan dalam kondisi apapun, khususnya bagi orang yang wajib salat. Keringanannya hanya dalam bentuk pengerjaan. Bagi orang yang tidak bisa berdiri, boleh mengerjakannya duduk; tidak bisa duduk boleh berbaring.

Salat wajib lebih utama dikerjakan di awal waktu. Tapi bagaimana kalau tidak bisa mengerjakannya di awal waktu? Misalnya, kalau sedang mengajar di kelas atau sedang belajar, kemudian masuk waktu azan apa yang harus dilakukan: meninggalkan kelas langsung salat atau tetap melanjutkan pelajaran?

Sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu diketahui bahwa belajar dan mengajar adalah termasuk ibadah dan juga memiliki banyakan keutamaan. Bahkan Rasul mengatakan, “Ulama pewaris Nabi” (HR:Ibnu Hibban dan al-Tirmidzi). Dalam hadis lain dikatakan, “Menuntut ilmu wajib bagi setiap Muslim” (Ibnu Majah)

Jadi menuntut ilmu adalah sesuatu yang wajib, sementara salat juga merupakan kewajiban. Tapi kalau mengerjakan salat di awal waktu kebanyakan ulama mengatakan tidak sampai kepada tahapan kewajiban, hanya kesunnahan. Sehingga mengerjakan salat bukan di awal waktu masih dianggap sah dan tidak berdosa.

Dengan demikian, menurut Darul Ifta Mesir, bagi orang yang dihadapkan persoalan ini, solusinya adalah kalau waktu salat sudah masuk dan belajar/mengajar belum dimulai, maka lebih baik mengerjakan salat terlebih dahulu. Tapi kalau waktu salat masuk di saat proses belajar dan mengajar, boleh melanjutkan pelajaran dahulu dan setelah itu salat dengan syarat waktu salat masih panjang. Tapi kalau waktu salat sempit, sebentar lagi mau habis, sebaiknya minta izin kepada yang mengajar atau pengajar memberi kesempatan kepada muridnya untuk mengerjakan salat.

Tulisan ini pernah dipublikasikan di Islami.co

Baca Juga :  Delapan Etika Saat Kencing dan Buang Air Besar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here