Hukum Menjawab Azan dari Media Elektronik

0
1187

BincangSyariah.com – Menjawab azan hukumnya adalah sunnah muakkad atau sangat dianjurkan. Ketika kita mendengar azan dikumandangkan, maka kita disunahkan untuk mengikuti kalimat-kalimat azan dari muazin. Namun, bagaimana jika azan tersebut didengar dari media elektronik, seperti televisi, radio, hp dan lainnya, apakah kita tetap dianjurkan menjawabnya?

Terkait anjuran menjawab azan yang didengar dari media elektronik masih diperinci sebagai berikut.

Pertama, jika azan tersebut dikumandangkan langsung lalu kemudian disiarkan melalui pengeras suara, live televisi, live Facebook, live Instagram, maka tetap disunahkan mengikuti dan menjawabnya.

Kedua, namun jika suara azan merupakan hasil rekaman yang dipasang melalui aplikasi hp, CD, dan lain sebagainya, maka tidak disunakan mengikuti dan menjawabnya. Hal ini sebagaimana telah disebutkan dalam kitab Qurratul Ain bi Fatawi Ismail Azzain berikut;

سؤال : هل تسن جواب الاذان من مكبر الصوت اذا كان المؤذن بعيدا عنه بحيث لا يسمع اذانه الا بواسطة مكبر الصوت اولا؟ بينوا لنا

الجواب: نعم يسن اجابة المؤذن المذكور والمكبر غاية ما فيه انه يقوي الصوت ويبلغه الى مدى بعيدة. هذا اذا كان الاذان منقولا بواسطة المكبر عن مؤذن يؤذن بالفعل اما اذا كان الاذان في الشريط المسجل فلا تسن اجابته

Soal: “Apakah disunahkan menjawab azan yang didengar melalui pengeras suara dan azan tersebut tidak akan didengar kecuali melalui pengeras suara tersebut, ataukah tidak disunahkan menjawab? Tolong jelaskan pada kami.”

Jawab: “Iya, disunahkan menjawab azan tersebut meskipun pengeras suaranya berbunyi keras hingga suaranya didengar ke tempat yang jauh. Hal ini apabila azan tersebut disiarkan dengan perantara pengeras suara dari muazin yang mengumandangkan azan secara langsung. Adapun jika azan tersebut hasil pita rekaman, maka tidak disunahkan menjawabnya.

Baca Juga :  Apakah Narapidana Wajib Melaksanakan Shalat Jumat?

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here