Hukum Mengulang Salat Jenazah

0
760

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bahwa salat wajib boleh diulang jika salat yang kedua lebih utama dibanding salat yang pertama. Dalam praktiknya, mengulang salat wajib disunahkan jika salat yang pertama dilakukan sendirian kemudian salat kedua dilakukan secara berjemaah. Lantas bagaimana hukum mengulang salat jenazah, apakah disunahkan sebagaimana salat wajib?

Ulama Syafiiyah mengatakan bahwa salat jenazah tidak disunahkan diulangi meskipun salat pertama dilakukan sendirian, kemudian menemukan salat jenazah tersebut dilakukan secara berjemaah.

Misalnya, ada orang yang salat jenazah sendirian, kemudian tidak berselang lama ada orang lain melakukan salat jenazah secara berjemaah, maka dia tidak disunahkan untuk mengulangi salat jenazah dengan mengikuti orang yang sedang berjamaah tersebut.

Hal ini sebagaimana telah dikatakan oleh Imam Nawawi dalam kitab Arraudhah berikut;

وأما من صلى منفردا ، فلا يستحب له إعادتها في جماعة على الأصح

“Adapun orang yang salat jenazah sendirian, menurut pendapat yang paling sahih, dia tidak dianjurkan mengulanginya dengan berjamaah.”

Bahkan dalam kitab Almajmu, Imam Nawawi mengatakan bahwa salat jenazah dianjurkan untuk tidak diulangi, meskipun salat kedua dilakukan dengan salat berjamaah.

لا يستحب له الإعادة، بل يستحب له تركها

“Tidak disunahkan baginya (orang yang salat jenazah sendirian) untuk mengulanginya. Bahkan dianjurkan baginya meninggalkan mengulangi salat jenazah.”

Dengan demikian, jika seseorang telah melakukan salat jenazah meskipun sendirian, maka dia sudah dinilai cukup untuk menggugurkan kewajiban melakukan salat jenazah dan mendoakan mayit. Sehingga dia tidak dianjurkan mengulanginya lagi, meskipun salat kedua dilakukan dengan berjamaah.

Baca Juga :  Anjuran Mempelajari dan Mengajarkan Dua Ayat Terakhir Surah Al-Baqarah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here