Hukum Mengkhususkan Melaksanakan Shalat Tasbih di Malam Jumat

0
849

BincangSyariah.Com – Di Indonesia, terdapat sebagian umat muslim yang mengkhususkan melaksanakan shalat Tasbih di malam Jumat. Ini dilakukan karena malam Jumat merupakan malam paling istimewa dibanding malam-malam lainnya dalam Islam. Bagaimana hukum mengkhususkan melaksanakan shalat Tasbih di malam Jumat, apakah boleh? (Baca: Tata Cara Shalat Tasbih Lengkap)

Pada dasarnya, mengkhususkan waktu tertentu untuk beribadah, misalnya mengkhusukan melaksanakan shalat Tasbih di malam Jumat, dan lain sebagainya, hukumnya adalah boleh. Tidak ada larangan dalam Islam untuk mengkhususkan waktu atau malam tertentu untuk beribadah kepada Allah. Hal ini karena Nabi Saw sendiri mengkhususkan banyak sekali perbuatan ibadah tertentu untuk dikerjakan di waktu dan hari tertentu.

Misalnya, Nabi Saw mengkhususkan hari Sabtu untuk datang ke masjid Kuba’. Beliau secara rutin mendatangi masjid Kuba’ hanya di hari Sabtu. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim berikut;

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي مَسْجِدَ قُبَاءٍ كُلَّ سَبْتٍ مَاشِيًا وَرَاكِبًا

Rasulullah  Saw senantiasa mengunjungi masjid Kuba’ pada setiap hari Sabtu, baik dengan berkendaraan ataupun berjalan kaki.

Hanya saja, menurut Ibnu Hajar Al-Haitami, mengkhususkan melaksanakan shalat Tasbih di malam Jumat hukumnya adalah makruh. Hal ini karena Nabi Saw melarang mengkhususkan ibadah tertentu di malam Jumat. Menurut beliau, melaksanakan shalat Tasbih di malam Jumat hukumnya boleh, tapi mengkhususkan hanya di malam Jumat hukumnya menjadi makruh. Sementara menurut Imam Al-Damiri tidak makruh karena malam Jumat memang waktunya melaksanakan shalat Tasbih.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Fatawa Al-Fiqhiyah Al-Kubra berikut;

وَسُئِلَ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – عَمَّنْ خَصَّ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ فِي كُلِّ أُسْبُوعٍ بِصَلَاةِ التَّسْبِيحِ فَهَلْ يُكْرَهُ أَوْ لَا؟ فَأَجَابَ بِقَوْلِهِ نَعَمْ يُكْرَهُ لِشُمُولِ قَوْلِهِمْ يُكْرَهُ تَخْصِيصُ لَيْلَةِ الْجُمُعَةِ بِقِيَامٍ وَفِعْلُهَا كُلَّ أُسْبُوعٍ يُمْكِنُ فِي غَيْرِ لَيْلَةِ الْجُمُعَةِ

Baca Juga :  Ini Dua Penyakit Lisan yang Jarang Disadari Orang

Ibnu Hajar Al-Haitami ditanya mengenai orang yang mengkhususkan malam Jumat dalam setiap minggu dengan melaksanakan shalat Tasbih, apakah hal itu dimakruhkan atau tidak? Beliau menjawab; Iya, hal itu dimakruhkan karena keumuman perkataan para ulama bahwa dimakruhkan mengkhususkan malam Jumat dengan ibadah tertentu. Sementara shalat Tasbih dalam setiap minggu bisa dilakukan selain malam Jumat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here