Hukum Menghibahkan Daging Kurban untuk Fakir Miskin

0
317

BincangSyariah.Com – Salah satu tujuan ibadah kurban disyariatkan oleh Allah adalah agar bisa memberi makan kepada kelurga orang yang berkurban dan orang lain, terutama kepada fakir miskin. Sehingga dengan demikian, menghibahkan dan membagikan sebagian atau seluruh daging hewan kurban kepada fakir miskin diperbolehkan.

Bahkan ulama Hanabilah mengatakan bahwa menghibahkan dan membagikan sebagian hewan kurban kepada fakir miskin hukumnya adalah wajib. Hal ini karena Allah dalam Alquran memberikan perintah untuk memberi makan fakir miskin dengan hewan kurban yang telah disembelih.

Dalam surah Alhajj ayat 28 Allah berfirman;

فكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ

“Makanlah sebagian dari daging kurban dan berikanlah  kepada orang fakir.“

Juga dalam surah Alhajj ayat 36 Allah berfirman;

فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ

“Makanlah sebagian dari daging kurban, dan berikanlah kepada orang fakir yang tidak minta-minta, dan orang fakir yang minta-minta.”

Oleh karena itu, semua ulama sepakat bahwa sebagian daging hewan kurban diberikan kepada orang fakir miskin. Setidaknya, sepertiga dari daging hewan kurban dihibahkan dan diberikan kepada orang fakir miskin. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Alhafidz Abu Musa;

روى ابن عباس فى صفة اضحية النبى صلى الله عليه وسلم : ويطعم اهل بيته الثلث ويطعم فقراء جيرانه الثلث ويتصدق على السؤال بالثلث

“Ibnu Abbas meriwayatkan hadis yang menggambarkan bentuk kurban Nabi Saw.; ‘Sepertiga diberikan kepada keluarga Nabi Saw., sepertiga diberikan kepada tetangganya yang fakir dan sepertiga disedekahkan kepada orang yang meminta minta.”

Baca Juga :  Apakah Mengafani Jenazah Harus dengan Kain Putih?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here