Hukum Mencukur Jenggot Menurut Habib Salim bin Jindan

1
1722

BincangSyariah.Com – Saya pernah mendengar keterangan bahwa memelihara jenggot hingga panjang sekalipun itu bagian dari sunah Nabi, sehingga ada masyarakat yang beranggapan mencukur jenggot itu haram. Jenggot merupakan rambut yang tumbuh di sekitar dagu laki-laki pada umumnya. Bagi sebagian lelaki, memiliki jenggot yang lebat mungkin terlihat gagah. Namun ada juga lelaki yang terkesan memaksakan dengan jenggot ala kadarnya dengan anggapan mengikuti sunah Nabi.

Benarkah begitu? Dalam hal ini, Habib Salim bin Jindan pernah menulis fatwa mengenai mencukur jenggot dalam salah satu karyanya, al-Ilmam bi Ma’rifatil Fatawa wal Ahkam. Menurut beliau, memelihara jenggot itu bagian dari tradisi yang berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Menurut Habib Salim, ulama Hadramaut mengharamkan mencukur jenggot. Alasannya, bagi ulama Hadramaut, mencukur jenggot dapat menurunkan wibawa dan kesalehan seseorang. Namun demikian, Habib Salim lebih memilih hukum mubah terkait menyukur jenggot.

Terkait memelihara jenggot, memang ada hadis Nabi yang diriwayatkan Ibnu Umar, “Cukurlah kumis kalian dan biarkanlah jenggot kalian agar berbeda dengan orang musyrik (yang mencukur jenggot)” (HR Bukhari dan Muslim). Dalam hadis di atas, terdapat alasan mengapa jenggot tidak boleh dicukur di masa Nabi, karena untuk membedakan antara umat muslim dan orang-orang musyrik saat itu. Oleh karena itu, ulama pun berbeda pendapat mengenai hukum mencukur jenggot.

Dalam memperkuat pendapatnya, Habib Salim bin Jindan mengutip pendapat Imam Ibnu Hajar al-Haitami dalam kitab Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj, hukum mencukur jenggot itu hanya makruh. Dalam hal ini makruh yang dimaksud adalah makruh tanzih. Menurut Imam as-Subki dalam kitab Jam’ul Jawami’, istilah makruh tanzih dalam ilmu usul fikih sama saja dengan mubah.  Wallah a’lam

Baca Juga :  Bolehkah Orang yang Sedang Salat Melarang untuk Dilewati?

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Dalam Islam, jika kita memiliki jenggot, kita dianjurkan untuk senantiasa merapikan  dengan cara dibasahi dengan minyak atau disisir dengan baik. Sebagaimana rambut kepala, jenggot juga harus senantiasa dirapikan dan tidak boleh dibiarkan dalam keadaan acak-acakan. (Baca: Hukum Mencukur Jenggot Menurut Habib Salim bin Jindan) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here