Hukum Memubaca Al-Quran Sebelum Memulai Acara

0
212

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bahwa ketika ada sebuah acara tertentu, selain dibuka dengan pembacaan basmalah, juga terkadang dilengkapi dengan pembacaan ayat-ayat Al-Quran tertentu sesuai agenda acaranya. Bagaimana hukum membaca Al-Quran sebelum memulai acara, apakah dianjurkan? (Baca: Bolehkah Membaca Al-Quran Sambil Tiduran?)

Membaca Al-Quran, baik surah Al-Fatihah dan surah-surah lainnya yang sesuai agenda acara, hukumnya adalah sunnah. Dianjurkan ketika hendak memulai acara, apalagi acara yang bersifat keagamaan dan acara-acara sejenis yang tidak bertentangan dengan syariat, untuk diawali dan diakhiri dengan pembacaan surah atau ayat-ayat Al-Quran.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Tibyan berikut;

وقد استحب العلماء أن يستفتح مجلس حديث النبي صلى الله عليه وسلم : ويختم بقراءة قارئ حسن الصوت ما تيسر من القرآن ثم إنه ينبغي للقارئ في هذه المواطن أن يقرأ ما يليق بالمجلس ويناسبه وأن تكون قراءته في آيات الرجاء والخوف والمواعظ والتزهيد في الدنيا والترغيب في الآخرة والتأهيب لها وقصر الأمل ومكارم الأخلاق

Para ulama menganjurkan untuk membuka majelis hadis Nabi Saw dan menutupnya dengan pembacaan Al-Quran oleh seorang qori’ yang bagus suaranya. Kemudian dalam acara seperti ini hendaklah ia membaca ayat yang sesuai dengan majelis tersebut. Ayat-ayat yang dibaca hendaklah ayat-ayat yang berisi harapan, takut, nasehat, perintah zuhud di dunia dan juga motivasi untuk semangat menggapai akhirat dan memperpendek angan-angan bahwa hidup bukanlah selamanya, juga ayat yang berisi penjelasan akhlak yang mulia.

Dalam kitab Al-Faqih wal Mutafaqqih, Al-Khatib Al-Baghdadi menyebutkan bahwa para sahabat ketika berkumpul untuk membahas suatu ilmu, maka mereka memulai dengan membaca surah Al-Quran terlebih dahulu. Ini menunjukkan bahwa memulai sebuah acara dengan membaca surah Al-Quran telah dicontohkan oleh para sahabat. Oleh karena itu, para ulama menganjurkan agar sebuah acara atau mejelis ilmu hendaknya diawali dan diakhiri dengan pembacaan surah atau ayat Al-Quran.

Baca Juga :  Bolehkah Melaksanakan Shalat Tahiyatul Masjid di Waktu Terlarang?

Al-Khatib Al-Baghdadi dalam kitab Al-Faqih wal Mutafaqqih berkata sebagai berikut;

وأستحب أن يقرأ بعضهم سورة أو آيات من القرآن ، قبل تدريس الفقه أو بعده.. كان أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا اجتمعوا تذاكروا العلم ، وقرءوا سورة

Disunnahkan salah satu hadirin membaca satu surah atau beberapa ayat Al-Quran sebelum pelajaran fiqh dimulai atau membaca sesudahnya..Para sahabat Rasulullah Saw ketika mereka berkumpul membicarakan ilmu, maka mereka membaca sura Al-Quran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here