Hukum Memegang Jimat Bertuliskan Alquran Bagi Orang Hadas

0
258

Bagi orang hadas, baik kecil maupun besar, dilarang menyentuh dan membawa Alquran. Alquran adalah kalam Allah yang perlu bersuci dari hadas untuk menyentuh dan membawanya. Bahkan para ulama mengatakan bahwa hukum menyentuh dan membawa Alquran bagi orang hadas adalah haram. Namun bagaimana jika sebagian ayat Alquran dijadikan jimat, apakah boleh memegang dan membawanya bagi orang hadas?.

Bagi orang hadas, baik kecil maupun besar, dibolehkan memegang dan membawa jimat yang bertuliskan ayat Alquran. Jimat yang berisi ayat Alquran tidak disyaratkan menyentuh dan membawanya harus suci dari hadas. Disebutkan dalam kitab Hasyiyah Qalyubi wa ‘Umairah sebagai berikut;

وَخَرَجَ بِهِ مَا قُصِدَ لِلتَّمِيمَةِ وَلَوْ مَعَ الْقُرْآنِ كَمَا مَرَّ, فَلا يَحْرُمُ مَسُّهَا وَلا حَمْلُهَا وَإِنْ اشْتَمَلَتْ عَلَى سُوَرٍ, بَلْ قَالَ الشَّيْخُ الْخَطِيبُ: وَإِنْ اشْتَمَلَتْ عَلَى جَمِيعِ الْقُرْآنِ

“Berbeda halnya ketika bertujuan untuk jimat (tamimah), meskipun disertai Alquran sebagaimana telah disebutkan, maka tidak diharamkan memegangnya dan membawanya meskipun memuat beberapa surat. Bahkan Syaikh Alkhatib mengatakan; ‘Meskipun jimat tersebut memuat keseluruhan Alquran.”

Imam Nawawi juga membolehkan membawa dan memegang jimat yang berisi Alquran bagi orang hadas. Hal ini karena jimat tersebut dimaksudkan untuk tabarruk, atau mengambil berkah, bukan untuk dibaca atau dipelajari. Beliau berkata;

وثالثها مس المصحف وهو كل ما كتب عليه قرآن لدراسة ولو عمودا أو لوحا أو جلدا أو قرطاسا وخرج بذلك التميمة وهي ما يكتب فيها شيء من القرآن للتبرك وتعلق على الرأس مثلا ، فلا يحرم مسها ولا حملها ما لم تسم مصحفا عرفا

“Ketiga (yang haram bagi orang hadas) adalah menyentuh mushaf. Yang dimaksud mushaf adalah setiap benda ditulisi Alquran untuk tujuan belajar, meskipun ditulis pada tiang, papan, kulit atau kertas. Berbeda halnya dengan jimat, yaitu benda yang ditulisi sebagian Alquran untuk tabarruk atau mengambil berkah dan digantungkan di leher atau lainnya, maka tidak haram menyentuhnya dan membawanya selama tidak tidak disebut mushaf menurut ukuran kebiasaan.”

Baca Juga :  Mencabut Gigi Saat Berpuasa, Bolehkah?

Dari keterangan di atas dapat diketahui bahwa membuat jimat dengan ayat Alquran hukumnya boleh dan tidak haram menyentuh dan membawanya meski dalam keadaan hadas.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here