Hukum Membasuh Anggota Wudu Lebih dari Tiga Kali

0
1427

BincangSyariah.Com – Ketika kita membasuh dan mengusap anggota wudu, kita disunahkan untuk melakukannya sebanyak tiga kali. Membasuh wajah, kedua tangan hingga siku, dan kaki hingga mata kaki disunahkan untuk diulangi sampai tiga kali. Begitu pula pada saat kita mengusap kepala, juga disunahkan untuk diulangi sebanyak tiga kali. Biasanya saya membasuh masing-masing anggota wudu sebanyak tiga kali. Namun bagaimana jika membasuh dan mengusap lebih dari tiga kali, apakah dilarang?

Membasuh dan mengusap anggota wudu boleh dilakukan dengan satu kali, dua kali atau tiga kali basuhan. Semuanya telah dipraktikkan dan dicontohkan oleh Nabi saw ketika beliau melakukan wudu. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Thabrani dari Abu Rafi’, dia berkata;

رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- تَوَضَّأَ ثَلاَثًا ثَلاَثًا وَمَرَّتَينِ مَرَّتَينِ وَمَرَّةً مَرَّةً

“Aku melihat Rasulullah Saw berwudu tiga kali tiga kali,  dua kali dua kali, dan satu kali satu kali.”

Meski demikian, menurut para ulama, disunahkan untuk senantiasa membasuh dan mengusap anggota wudu sebanyak tiga kali, tidak kurang dan tidak lebih. Ini karena meskipun Nabi saw pernah membasuh anggota wudu satu dan dua kali, namun yang biasa beliau lakukan adalah membasuh sebanyak tiga kali. Ini sesuai dengan hadis hadis riwayat Imam Ahmad dan Muslim dari Sayyidina Utsman bin Affan, dia bekata;

ان النبي صلى الله عليه وسلم توضأ ثلاثا

Sesungguhnya Nabi saw wudu dengan basuhan tiga kali.”

Adapun jika lebih dari tiga kali, maka hukumnya makruh dan termasuk perbuatan yang dilarang oleh Nabi saw. Disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Imam Nasai dari Abdullah bin Amr bin Ash, dia berkata;

Baca Juga :  Ramadan dan Keistiqamahan Nabi dalam Mendekatkan Diri kepada Tuhan

جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْأَلُهُ عَنِ الْوُضُوءِ، فَأَرَاهُ الْوُضُوءَ ثَلَاثًا ثَلَاثًا، ثُمَّ قَالَ: هَكَذَا الْوُضُوءُ، فَمَنْ زَادَ عَلَى هَذَا فَقَدْ أَسَاءَ وَتَعَدَّى وَظَلَمَ

“Ada seorang badui menghadap pada Nabi saw dan bertanya tentang tata cara wudu. Maka beliau memperlihatkan cara wudu dengan tiga kali tiga kali. Kemudian, beliau bersabda, ‘Seperti ini wudu yang benar. Siapa yang lebih dari tiga kali, dia telah berbuat jelek, melampaui batas, dan berbuat zalim.”

Bahkan menurut Ibnul Mubarak, membasuh anggota wudu lebih dari tiga kali sudah mendekati perbuatan dosa. Dalam kitab Nailul Authar, Imam al-Syaukani mengutip perkataan Ibnul Mubarak berikut;

ولا خلاف في كراهة الزيادة على الثلاث . قال ابن المبارك : لا آمن إذا زاد في الوضوء على الثلاث أن يأثم

“Tidak ada perbedaan mengenai kemakruhan membasuh lebih dari tiga kali. Ibnul Mubarak berkata, ‘Saya tidak merasa aman, bisa jadi orang yang mencuci anggota wudu lebih dari tiga kali, dia akan berdosa.’”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here