Hukum Membakar Sobekan Kertas Al-Qur’an

0
1976

BincangSyariah.Com – Pernahkah kalian menemukan sobekan kertas Al-Qur’an di tempat yang kurang wajar? Atau kertas bertuliskan ayat-ayat Al-Qur’an, zikir, nama-nama Allah, serta hadis berada di tanah atau lantai? Lalu bagaimana hukum membakar sobekan kertas Al-Qur’an atau sejenisnya itu agar tidak terinjak kaki? Berikut ulasannya.

Setiap kertas yang bertuliskan lafaz Allah, ayat Al-Qur’an, hadis atau lafaz-lafaz yang agung lainnya memang harus kita letakkan di tempat yang mulia. Tidak boleh diletakkan di sembarang tempat, di tanah, lantai ataupun diletakkan di bawah buku lainnya.

Adapun jika kita menemukan sobekan kertas yang bertuliskan nama Allah, ayat Al-Qur’an, hadis atau lafaz-lafaz agung lainnya di tempat yang kurang wajar. Maka, jika kita khawatir sobekan kertas itu terinjak oleh kaki, maka kita boleh membakarnya atau memendamnya di tempat yang jauh dari injakan kaki.

Imam Ad-Dasuqi dari madzhab Maliki telah menjelaskan tentang hal ini di dalam kitab Hasyiyahnya atas kitab Al-Syarh Al-Kabir. Beliau berkata,

وَحَرْقُ مَا ذُكِرَ -أي الأوراق المشتملة على شيء من القرآن أو أسماء الله الحسنى أو أسماء الأنبياء أو نحو ذلك مما أمر الشرع بتقديسه وتنزيهه-… إنْ كَانَ عَلَى وَجْهِ صِيَانَتِهِ فَلا ضَرَرَ، بَلْ رُبَّمَا وَجَبَ، وَكَذَا كُتُبُ الْفِقْهِ إنْ كَانَ عَلَى وَجْهِ الِاسْتِخْفَافِ بِالشَّرِيعَةِ فَكَذَلِكَ وَإِلَّا فَلَا

“Dan membakar apa yang telah disebutkan (yakni kertas-kertas yang mengandung ayat Al-Qur’an, nama-nama Allah yang baik/asmaul husna, nama-nama Nabi, atau hal-hal yang disucikan oleh syariat lainnya) jika dengan jalan menjaganya, maka tidak masalah (tidak apa-apa). Bahkan mungkin hal itu wajib. Begitu pula dengan kitab-kitab fiqih, jika (membakarnya) atas jalan meremehkan syariat maka haram, dan jika atas dasar menjaganya (agar tidak terinjak kaki) maka tidak masalah.”

Baca Juga :  Delapan Tips Agar Hafalan Menjadi Kuat

Jadi, hukum membakar sobekan kertas Al-Qur’an atau kertas yang bertuliskan lafaz-lafaz mulia adalah boleh. Dengan syarat niatnya adalah khawatir agar tidak terinjak kaki. Tetapi jika membakarnya dengan niat merendahkan ayat Al-Qur’an atau lafaz-lafaz mulia lainnya jelas hukumnya adalah haram. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here