Apakah Dianjurkan Membaca Ta’awwudz Setelah Membaca Al-Quran?

0
9

BincangSyariah.Com – Umumnya, kita membaca ta’awwudz sebelum membaca Al-Quran. Adapun setelah membaca Al-Quran, jarang kita membaca ta’awwudz. Namun ada sebagian qari’ yang justru membaca ta’awwudz setelah membaca Al-Quran. Sebenarnya, bagaimana hukum membaca ta’awwudz setelah membaca Al-Quran?

Membaca ta’awwudz setelah membaca Al-Quran hukumnya boleh. Bahkan menurut sebagian ulama, hukumnya adalah sunnah, sebagaimana pula sunnah membaca ta’awwudz sebelum membaca Al-Quran. Tidak masalah membaca ta’awwudz setelah membaca Al-Quran, baik sebelum membaca Al-Quran telah membaca ta’awwudz atau tidak.

Ada tiga pendapat ulama mengenai tempat kesunnahan membaca ta’awwudz ketika membaca Al-Quran. Pertama, membaca ta’awwudz disunnahkan sebelum membaca Al-Quran. Ini adalah pendapat kebanyakan para ulama dan merupakan pendapat paling shahih. Kedua, membaca ta’awwudz disunnahkan setelah membaca Al-Quran. Ketiga, membaca ta’awwudz sebelum membaca Al-Quran dan setelah membaca Al-Quran.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut;

لِلْقُرَّاءِ وَالْفُقَهَاءِ فِي مَحَل الاِسْتِعَاذَةِ مِنَ الْقِرَاءَةِ ثَلاَثَةُ آرَاءٍ:أَحَدُهَا: أَنَّهَا قَبْل الْقِرَاءَةِ، وَهُوَ قَوْل الْجُمْهُورِ.. وَذَكَرَ ابْنُ الْجَزَرِيِّ الإْجْمَاعَ عَلَى ذَلِكَ، وَنَفَى صِحَّةَ الْقَوْل بِخِلاَفِهِ..والثاني أَنَّهَا بَعْدَ الْقِرَاءَةِ، وَهُوَ مَنْسُوبٌ إِلَى حَمْزَةَ، وَأَبِي حَاتِمٍ، وَنُقِل عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَابْنِ سِيرِينَ، وَإِبْرَاهِيمَ النَّخَعِيِّ، وَحُكِيَ عَنْ مَالِكٍ، الثَّالِثُ: الاِسْتِعَاذَةُ قَبْل الْقِرَاءَةِ وَبَعْدَهَا، ذَكَرَهُ الإْمَامُ الرَّازِيَّ، وَنَفَى ابْنُ الْجَزَرِيِّ الصِّحَّةَ عَمَّنْ نُقِل عَنْهُ أَيْضًا

Terdapat tiga pendapat di kalangan para qari’ dan para fuqaha’ terkait tempat membaca isti’adzah ketika membaca Al-Quran. Pertama, kesunnahan membaca isti’adzah sebelum membaca Al-Quran. Ini adalah pendapat kebanyakan para ulama, dan Ibn Al-Jazari menyebutkan bahwa hal itu adalah kesepakatan para ulama dan beliau menafikan pendapat yang menyalahi pendapat ini. Kedua, kesunnahan membaca isti’adzah setelah membaca Al-Quran. Pendapat ini dinisbahkan kepada Hamzah, Abu Hatim, dan ini dinukil dari Abu Hurairah, Ibnu Sirin, Ibrahim Al-Nakha’i dan juga diriwayatkan dari Imam Malik. Ketiga, kesunnahan membaca isti’adzah sebelum membaca Al-Quran dan setelah membacanya. Pendapat ini dikemukakan oleh Al-Imam Al-Razi, namun Ibn Al-Jazari menafikan kesahihan orang yang menukil pendapat ini dari Al-Imam Al-Razi.

Dengan demikian, meski yang sangat dianjurkan membaca ta’awwudz sebelum membaca Al-Quran, namun membaca ta’awwudz setelah membaca Al-Quran juga tidak masalah. Bahkan ada sebagian ulama yang juga menganjurkan membaca ta’awwudz setelah membaca Al-Quran, sebagaimana keterangan di atas.

Baca Juga :  Hukum Membaca Doa Qunut Sebelum Rukuk, Apakah Boleh?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here